Selasa, 19 Mei 2026

Opini

Opini: Ketika Air Kehilangan Kesuciannya

Korupsi membuat rakyat curiga kepada pemimpin. Korupsi membuat pelayanan berubah menjadi sandiwara administratif. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI JOHN MOZES HENDRIK WADU NERU
John Mozes Hendrik Wadu Neru 

Apa arti menanti Roh Kudus bila pada saat yang sama rakyat terus menanti air yang tidak kunjung mengalir?

Pertanyaan itu mungkin keras, tetapi iman yang terlalu takut bertanya akan mudah berubah menjadi upacara. 

Gereja tidak dipanggil hanya untuk mengutip ayat tentang kasih sambil membiarkan kehidupan publik dikeringkan oleh ketidakadilan. 

Gereja tidak boleh hanya berbicara tentang Roh Kudus di altar, sementara di luar sana ada ibu ibu yang menunggu air dengan mata letih, ada anak anak yang hidup dalam sanitasi buruk dan ada rakyat yang terus dipaksa percaya kepada sistem yang kerap mengecewakan.

World Council of Churches menyebut air sebagai anugerah Allah yang harus dijaga dan dibagikan secara adil kepada semua ciptaan (World Council of Churches, 2021). 

Maka ketika air masuk dalam ruang korupsi, yang tercemar bukan hanya laporan keuangan. Yang tercemar adalah spiritualitas kehidupan bersama.

Mata Air Nurani

Pemikiran Jürgen Moltmann tentang harapan Kristen menegaskan bahwa iman tidak boleh melarikan diri dari luka dunia, tetapi justru dipanggil hadir memikul penderitaan kehidupan agar harapan tetap mungkin lahir di tengah sejarah yang retak (Moltmann, 2021). 

Karena itu, ketika air sebagai sumber kehidupan terseret dalam dugaan korupsi, yang sedang dipertaruhkan bukan hanya tata kelola lembaga, tetapi masa depan harapan sosial itu sendiri.

Kita perlu mendukung proses hukum yang jujur, terbuka dan tidak tunduk pada tekanan kuasa mana pun. Semua pihak tetap harus dihormati dalam asas praduga tak bersalah. 

Tetapi asas praduga tak bersalah tidak boleh dijadikan alasan untuk mematikan kepekaan moral publik. Justru karena proses hukum harus adil, masyarakat perlu terus mengawal agar kebenaran tidak menguap seperti air di tanah panas.

NTT tidak hanya membutuhkan pipa yang tersambung. NTT membutuhkan nurani yang tidak putus. 

NTT tidak hanya membutuhkan anggaran air. NTT membutuhkan tata kelola yang tahu bahwa air bukan angka dalam laporan, melainkan denyut kehidupan rakyat kecil. 

NTT tidak hanya membutuhkan pejabat yang pandai berbicara tentang pelayanan. NTT membutuhkan pemimpin yang tidak tega melihat rakyat haus sementara sistem disusun untuk menguntungkan segelintir orang.

Persekutuan yang memulihkan bukan persekutuan yang menutup mata demi ketenangan palsu. Persekutuan yang memulihkan adalah persekutuan yang berani menjaga kehidupan bersama dari kerakusan. 

Ia berdoa, tetapi doanya membuat mata terbuka. Ia menanti Roh Kudus, tetapi penantiannya tidak membuatnya pasif. Ia sehati, tetapi kesehatian itu bukan kompromi dengan ketidakadilan, melainkan kesetiaan menjaga martabat hidup.

Mungkin krisis terbesar kita hari ini bukan hanya krisis air bersih. Krisis terbesar kita adalah krisis hati yang tidak lagi mampu hidup sehati.
Dan mungkin suatu hari nanti, sejarah tidak hanya akan bertanya siapa yang mencuri uang rakyat. 

Sejarah akan bertanya lebih pelan, tetapi lebih menusuk: mengapa kita membiarkan rasa haus dipermainkan terlalu lama?

Di negeri yang terbiasa berjalan jauh mencari air, yang paling perlu diselamatkan hari ini bukan hanya mata air di tanah, tetapi mata air nurani manusia. (*)

Referensi

  • BPS NTT. (2025). Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak menurut kabupaten/kota di NTT. https://ntt.bps.go.id
  • Moltmann, J. (2021). Theology of hope: For the 21st century. SCM Press.
  • OECD. (2024). OECD Principles on Water Governance. 
    https://www.oecd.org/en/topics/sub-issues/water-governance/the-oecd-principles-on-water-governance-and-implementation-strategy.html
  • Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Undang Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air. https://peraturan.bpk.go.id/Details/122742/uu-no-17-tahun-2019
  • RRI Atambua. (2026a). Dugaan Korupsi Perumda Tirta Cendana Naik ke Penyidikan. https://rri.co.id/atambua/hukum/anti-korupsi/2371041/dugaan-korupsi-perumda-tirta-cendana-naik-ke-penyidikan
  • RRI Atambua. (2026b). Kejari TTU Geledah Perumda Air Minum Tirta Cendana. https://rri.co.id/atambua/berita-video/43281/kejari-ttu-geledah-perumda-air-minum-tirta-cendana
  • United Nations. (2010). The Human Right to Water and Sanitation. https://digitallibrary.un.org/record/687002
  • Water Integrity Network. (2021). Water Integrity Global Outlook 2021. https://www.waterintegritynetwork.net
  • World Council of Churches. (2021). Seven Weeks for Water. https://www.oikoumene.org/events/seven-weeks-for-water-2021

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved