Opini
Opini: Di Balik Pertumbuhan Ekonomi NTT
Ketika kemampuan masyarakat untuk berbelanja meningkat, pertumbuhan ekonomi daerah pun ikut terdorong.
Dengan cara seperti itu, kebijakan ekonomi daerah tidak berhenti pada menjaga konsumsi, tetapi mulai membuka jalan bagi tumbuhnya industri berbasis potensi lokal.
Dalam beberapa waktu ke depan, belanja pemerintah agaknya masih akan tetap menjadi salah satu penopang penting ekonomi NTT mengingat transformasi ekonomi tidak bisa dilakukan dalam sekejap mata.
Namun, penopang seperti ini pada dasarnya baru menjaga ekonomi tetap bergerak, belum cukup untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.
Karena itu, dorongan menuju sektor-sektor produktif dan industri berbasis potensi lokal perlu diarahkan secara lebih serius.
Akan tetapi, arah kebijakan seperti itu tidak akan berjalan tepat sasaran tanpa ditopang potret usaha yang lengkap, akurat, dan up to date.
Di sinilah Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting, karena data yang dihasilkan oleh sensus ini dapat digunakan untuk melihat keadaan riil dunia usaha, mengenali potensi sektor yang bisa dikembangkan, dan menentukan prioritas kebijakan secara lebih tepat.
Dengan data yang komprehensif, daerah dapat membangun pertumbuhan yang bukan hanya berkelanjutan, tetapi juga lebih inklusif dan berkualitas, sehingga tidak semata-mata bergantung pada pemerintah, melainkan semakin bertumpu pada kekuatan masyarakat dan usaha lokal.
Pada akhirnya, pertumbuhan yang kokoh bukan sekadar angka, lebih jauh lagi adalah tentang bagaimana sumber daya lokal dan manusianya diberdayakan untuk masa depan daerah yang lebih baik. (*)
Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Anna-Ellenora-Nainupu.jpg)