Sabtu, 2 Mei 2026

Opini

Opini: Pentingnya Etika dalam Kehidupan Sosial

Keduanya saling mengandaikan dan melengkapi. Bahwa hidup tanpa prinsip etika laiknya kita menabur garam di lautan. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM
Yanuarius Y.Tolan Igor 

Catatan atas Tragedi Pilu di Jerebuu-Ngada
 
Oleh: Yanuarius Y.Tolan Igor
Kepala Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur

POS-KUPANG.COM - Prinsip etika dan persoalan sosial memiliki keterkaitan erat ketika dipadankan pada  konteks atau kenyataan hidup yang menyisahkan situasi batas yang kompleks. 

Substansi kedua prinsip ini saling melengkapi dan berdampak pada suatu locus permasalahan. Etika penting dikedepankan dalam seluruh tatanan kehidupan sosial. 

Sebaliknya, keberlangsungan hidup dan tatanan sosial tidak akan berdampak positif tanpa adanya prinsip etika yang melingkupi. 

Keduanya saling mengandaikan dan melengkapi. Bahwa hidup tanpa prinsip etika laiknya kita menabur garam di lautan. 

Kita melakukan dan menghendaki sesuatu yang menyita pikiran dan tenaga tetapi berdampak nihil atau hampa. Kita hanya mampu dalam merancang strategi tetapi gagal dalam mencapai tujuan. 

Baca juga: Opini: Involusi Modal Manusia Sumba dan Paradoks Gengsi Kematian

Jika kita tidak selektif memosisikan prinsip etika dalam kehidupan sosial, maka secara tidak langsung kita juga sedang mengabaikan nilai-nilai dasar dari prinsip kebersamaan dan tatanan kolektif.

Arti dan Pentingnya Etika 

Etika berasal dari bahasa Yunani (ethikos, ethos), yang dimaknai sebagai kebiasaan, adat, dan praktik. 

Etika kemudian dijadikan prinsip dasar dalam berbagai budaya yang umumnya dikenal sebagai filsafat moral. Prinsip yang menekankan hakikat moralitas dan apa yang dikehendaki publik dari kita.

Filsuf Socrates memaknai etika lebih sebagai prinsip yang berbicara tentang “bagaimana kita harus hidup,” dan mengapa kita harus hidup demikian.” (Bdk. James Rachels:2004). 

Merujuk pada konteks pemahaman di atas, kita memaknai etika lebih sebagai sebuah prinsip ilmu dan bukan sebuah ajaran. 

Socrates tengah mengajak kita memaknai secara benar bahwa prinsip yang mengatakan bagaimana kita harus hidup adalah sebuah ajaran moral. 

Etika sejatinya berperan lebih jauh tentang alasan mendasar mengapa kita harus mengikuti dan berkomitmen memosisikan tanggungjawab kita atas pelbagai ajaran moral.

Banyak dari antara kita tentunya bertanya, mengapa etika itu penting? 

Pertama, secara kodrati hidup kita tak bisa dipisahkan dari aspek pertimbangan moral tentang apa yang baik, bernilai dan benar. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved