Sabtu, 2 Mei 2026

Opini

Opini: Racikan Superfood Lokal- Mengubah Limbah Menjadi Protein Ternak

Persoalan pakan tetap menjadi "kerikil dalam sepatu" bagi kemajuan peternakan di Nusa Tenggara Timur ( NTT). 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI ASRUL
Asrul 

Oleh: Asrul 
Dosen Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur.

POS-KUPANG.COM - Persoalan pakan tetap menjadi "kerikil dalam sepatu" bagi kemajuan peternakan di Nusa Tenggara Timur ( NTT). 

Dengan biaya operasional pakan yang mencapai 50 hingga 70 persen, peternak seringkali terjebak pada dilema antara pakan murah yang rendah nutrisi atau pakan berkualitas yang harganya selangit. 

Di tengah tantangan ini, tanaman paku air Azolla microphylla muncul sebagai kandidat pakan hijauan masa depan yang menjanjikan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa Azolla yang tumbuh secara alamiah seringkali memiliki kadar nutrisi yang belum maksimal. 

Baca juga: Opini: Menemukan Kembali Lumbung Pakan di Nusa Tenggara Timur

Hal inilah yang mendasari penelitian Asrul & Ndolu (2022) yang berjudul "Optimasi Pertumbuhan Azolla sebagai Pakan Hijauan Ternak dengan Penambahan Unsur Hara Organik di Media Tumbuhnya". 

Melalui riset yang dilakukan di wilayah Tarus-Tilong, Kabupaten Kupang NTT, peneliti menemukan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas "superfood" lokal ini.

Strategi Optimasi Berbasis Limbah

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, kualitas nutrisi Azolla lokal dapat didongkrak secara signifikan melalui pemanfaatan limbah kotoran ternak (feses). 

Temuan utama dari riset ini mengungkap adanya "spesialisasi fungsi" yang sangat berguna bagi peternak jika menggunakan Azolla microphylla sebagai salah satu sumber pakan ternak.

Feses Ayam untuk Pendongkrak Protein

Jika target peternak adalah menghasilkan pakan berkualitas tinggi khusus terkait peningkatan nutrient protein pada Azolla microphylla maka penambahan feses ayam adalah solusinya. 

Data penelitian menunjukkan bahwa pemberian feses ayam sebanyak 10 hingga 20 gram per liter air mampu meningkatkan kadar protein kasar Azolla secara nyata. 

Peningkatan kandungan protein pada Azolla microphylla terjadi karena kandungan fosfor yang tinggi pada feses ayam memicu Azolla untuk menyerap nitrogen lebih agresif. Sebagai yang diketahui bahwa unsur penyusun utama protein adalah nitrogen. 

Feses Sapi untuk Mengejar Volume (Biomassa)

Bagi peternak yang membutuhkan volume pakan melimpah dalam waktu singkat, feses sapi adalah pilihannya. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved