Senin, 4 Mei 2026

Obituari

Pendidik dan Penyiram Antar-Generasi

Sebagai hujan, Pora menghadirkan makna filosofis dan spiritual dari air.  Ia adalah simbol kehidupan, harapan, pembaharuan, dan berkah. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
FOTO KIRIMAN ROBERT BALA
P. Frans Pora Ujan, SVD 

Eulogi P. Frans Pora Ujan, SVD

Oleh: Robert Bala
Sahabat dari P. Frans Pora Ujan, SVD. Penulis buku Inspirasi Hidup (Pengalaman Kecil Sarat Makna). Penerbit Kanisius Yogyakarta. 

POS-KUPANG.COM - Kematian Pastor Fransiscus Pora Ujan, SVD, 20 Oktober 2025 mengagetkan. Beberapa kali masih sempat komunikasi via WA. 

Beliau mengikuti perkembangan beberapa tulisan saya juga  ikut memesan buku. 

Buku terakhir: Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Data, dan Pencegahan Bunuh Diri, ia menulis (6/5/2025), “Pa Robert, suatu usaha yang bagus. Semoga membantu orang tua dan para guru dalam usaha mendampingi para remaja kita.” 

Baca juga: Obituari: Pater Bombon Telah Pergi

Mengiringi kepergiannya, saya meringkas persembahan saya dalam buku Bunga Rampai, merayakan 50 tahun imamatnya pada tahun 2021 lalu. 

Pak Marcel Ruben Payong meminta saya ikut menulis, sambil berkisah sebuah anekdot buat sang idolanya. 

Marsel telah siapkan seekor babi untuk pesta emas tetapi bukan untuk dikonsumsi. Babi itu dijual dan hasilnya sebagai modal untuk membuat buku kenangan 50 tahun emas. 

Saya pun dengan senang hati ikut menulis. Meski tidak senilai seekor babi tetapi bisa ke arah sana. 

Saya awali tulisan ini dengan mengingat pertemuan saya dengan Pater Frans pertama kali. 

Robert Bala
Robert Bala (DOKUMENTASI PRIBADI ROBERT BALA)

Kalau tidak salah tahun 1985. Saat itu Mundus (P. Raimundus Beda SVD) berada di Sesado Hokeng, P. Frans yang waktu itu Provinsial SVD Ruteng, mampir di Seminari Hokeng

Untuk pertama kali saya tahu, ternyata ada provinsial lain selain P. Paulus Tera SVD, provinsial SVD Ende. 

Pertemuan kedua, saat berkunjung ke Ruteng, Pater Frans yang sangat energik dan masih sebagai provincial. Dia mengantar kami beberapa teman dari Ruteng ke Labuan Bajo. 

Dengan menyetir sendiri mobil, Frans banyak sharing membuka wawasan anak-anak sekampungnya. 

Semua Zaman 

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved