Obituari
Pendidik dan Penyiram Antar-Generasi
Sebagai hujan, Pora menghadirkan makna filosofis dan spiritual dari air. Ia adalah simbol kehidupan, harapan, pembaharuan, dan berkah.
Di luar kelas, ia pun rileks yakni tahu tempat di mana ia bisa santai tetapi juga tahu kapan harus mengantar mahasiswanya berpikir rasional.
Semua ini menjadi kesimpulan bahwa hingga wafatnya ia punya ‘rapport’ sebagai catatan baik sekali untuk riwayat hidupnya.
Seperti Hujan
Apa yang bisa menjadi simbol yang menggambarkan seorang Frans Pora? Sambil bertanya demikian, hujan sore menjelang malam saat kematiannya seakan menjadi jawaban: hujan.
Hujan adalah bagian dari siklus air: mengendap dalam tanah, mengalami penguapan air, mengembun di atmosfer hingga jatuh kembali sebagai tetesan air.
Frans Pora menghidupi falsafah dari siklus air. Sebagai hujan, Pora menghadirkan makna filosofis dan spiritual dari air. Ia adalah simbol kehidupan, harapan, pembaharuan, dan berkah.
Ibarat air yang lewat, yang ditinggalkan adalah kehidupan. Sebuah kehidupan yang disertai tugas membaharui dunia dan jadi berkat bagi banyak orang.
Ini sebuah fakta yang tidak bisa disangkal oleh siapapun yang pernah jadi mahasiswanya.
Hujan juga membawa makna ketenangan, kesegaran, dan kesempatan introspeksi diri.
Kematian Pora kelihatan ‘tanpa masalah’. Ia tidak mau menjadi beban banyak orang.
Karenanya di sore harinya ia masih sempat menyapa rekan-rekannya di dunia maya.
Tetapi keitka malam menjemput, ia biarkan diri untuk pergi dengan tenang dengan penuh keyakinan bahwa ‘di sana’ ia mengalam kesegaran yang abadi. Ia pergi ke mata air yang sebenarnya.
Makna simbolik ini tentu bukan sebuah kebetulan untuk Frans Pora karena memang ia berasal dari ‘hujan’ (Ujan).
Mitos mengatakan, sukunya keluar dari tanah (seperti air yang mengendap) dan duduk di bawah pohon bernama ‘uja’.
Tetapi tidak kebetulan bahwa dari tanah yang sudah mengendap, keluarlah uap air yang mengembun dan kemudian menjadi titik air hujan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Frans-Pora-Ujan-SVD.jpg)