Opini
Opini: Cosmas Kaju Gae dan Lystio Sigit Prabowo
Ketika terjadi perilaku anarkis oleh kerumunan yang bersifat agresif, pengambilan keputusan menjadi tidak mudah.
Bila harapan ini kita letakkan dalam filsuf asal Rumania Emile M. Cioran (1911-1995) yang gaya tulisannya menggabungkan nuansa reflektif, nihilis, aforis dan pesimis, maka terdapat jawaban yang menghentak kesadaran.
Baginya sebuah kebenaran biasanya dimulai dengan konflik dengan polisi dan berakhir dengan memanggil mereka.
Itu berarti tragedi demontrasi yang berakhir kematian Affan bisa membuka pintu terhadap kebenaran.
Karena itu panggilan tidak berhenti pada Cosmas tetapi menjadi ujian bagi Sigit. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Robert Bala
Listyo Sigit Prabowo
Cosmas Kaju Gae
Affan Kurniawan
Polri Presisi
Meaningful
Opini Pos Kupang
kendaraan taktis
POS-KUPANG.COM
| Opini: Pancasila dalam Anggaran |
|
|---|
| Opini - Ketika Teknologi Menguasai Kosmos: Membaca Kritik Martin Heidegger |
|
|---|
| Opini - Digitalis Humanitas dan Kearifan Lokal NTT di Tengah Revolusi AI |
|
|---|
| Opini: Kekuatan Narasi Digital- Pesta Babi dan Perebutan Pengaruh Setelahnya |
|
|---|
| Opini: Di Balik Turunnya NPL- Sinyal Risiko Kredit Bank NTT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bala-Robert.jpg)