Opini
Opini: Kurban dan Pesan Kemanusiaan- Antara Ritus, Spiritual, dan Sosial
Dalam tradisi Islam, Nabi Ibrahim menerima perintah dari Allah untuk mengorbankan putranya sebagai ujian keimanan
Berkorban menjadi alarm agar manusia harus menyembelih kepentingan sempit demi kepentingan yang lebih luas.
Kurban menasehati kita untuk tidak memupuk harta kekayaan secara berlebihan, apalagi dengan menghalalkan segala cara.
Berkorban memberikan pesan moral bahwa ego diri atas dorongan nafsu sesaat harus dikesampingkan, dibuang ke dalam keranjang sampah sejarah demi kesejahteraan orang banyak, demi persatuan, demi terciptanya Masyarakat adil Makmur yang di Ridhoi Allah SWT. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Idharsyah T. Dasi
Idul Adha 1447 Hijriyah
Idul Adha
Hukum Berkurban
makna ikhlas berkurban
Meaningful
| Opini: Mendidik Orang Muda di Jalan yang Patut atau Mendidik Mereka Menerima Kompensasi? |
|
|---|
| Opini: Perebutan Makna Kekuasaan dalam Dinamika Kelas Politik |
|
|---|
| Opini: Mengapa Serangan Jantung Sering Meningkat Setelah Idul Adha? |
|
|---|
| Opini: Refleksi Kritis atas Ekspresi Diri dalam Arus Media Sosial |
|
|---|
| Opini: NTT Kehilangan Ruang Mendengar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Idharsyah-T-Dasi.jpg)