Opini
Opini: Ekonomi NTT Mau Kemana?
Masih banyak PR dan duduk bersama untuk mendiskusikan kondisi ekonomi NTT ini dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul.
Semua stakeholder diharapkan mencari jalan keluar dan eksekusi yang cepat serta terarah. Bila perlu butuh quantum leap dalam perkenomian NTT sehingga kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan pemerintah benar-benar nyata.
Strategi untuk meningkatkan nilai investasi yang dapat berdampak secara jelas dan terarah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi membutuhkan keterlibatan semua pihak dan bukan pemerintah saja.
Kompleksitas masalah guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi di NTT yaitu: Produktivitas rendah, nilai tambah rendah, konektivitas mahal (untuk distribusi), SDM belum kuat dan belum ada terobosan digitalisasi dalam ekonomi NTT secara tepat.
NTT tidak kekurangan potensi, tetapi masih menghadapi tantangan dalam mengubah potensi menjadi produktivitas, nilai tambah, dan kesejahteraan masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak cukup hanya bertumpu pada belanja pemerintah, tetapi membutuhkan transformasi struktural melalui industrialisasi, hilirisasi, penguatan SDM, serta integrasi ekonomi digital dan pasar yang efisien.
Tugas siapa ini?
Hal ini perlu suatu breakthrough dari semua elemen dan stakeholder di NTT agar sepaham dan saling membantu guna mendukung slogan Pemerintah Provisi NTT yaitu “Ayo Bangun NTT”. Selamat berdiskusi dan selamat berjuang untuk kita semua membangun NTT. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/P-Stefen-Messakh.jpg)