Opini
Opini: Pancasila dalam Genggaman Religiusitas Masyarakat
Salah satu contoh ketimpangan yang muncul adalah kasus diskriminasi terhadap penganut kepercayaan Sunda Wiwitan di Jawa Barat.
Keyakinan spiritual yang telah dihayati oleh sekelompok orang menjadi dukungan mereka demi terciptanya cinta kasih yang menyata dalam kemakmuran negara.
Dengan memahami kerangka pemikiran Driyarkara mengenai religi, kita mengerti bahwa tafsir terhadap paham ketuhanan itu bukan melulu membahas seputar agama formal, tetapi mesti diperluas hingga agama dan kepercayaan lokal.
Penafsiran tunggal terhadap sila pertama hanya akan merusak sistem keberagaman kepercayaan yang terjalin harmonis selama ini. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Antonius Guntramus Plewang
Guntur Plewang
Opini Pos Kupang
mengamalkan Pancasila
Pancasila
Meaningful
| Opini: Guru dan Negara, Antara Janji Besar dan Realitas yang Tertinggal |
|
|---|
| Opini: Menata Pesisir Ndao, Menimbang Hak atas Kota |
|
|---|
| Opini: Kalau Sonde Tahu Orangnya, Negara Mau Tolong Siapa? |
|
|---|
| Opini: Efisiensi Anggaran Atau Pemangkasan |
|
|---|
| Opini: Distorsi Pasal 33, Ketika Kedaulatan Warga Berhadapan dengan Intervensi Negara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Antonius-Guntramus-Plewang1.jpg)