Senin, 15 Juni 2026

Opini

Opini: Perawat sebagai Wajah Negara di Desa

Pelayanan kesehatan tanpa dukungan transportasi yang memadai akan selalu berakhir pada kegagalan.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI MARIA EVARISTA SUGO
Maria Evarista Sugo 

Dalam jangka panjang, kondisi ini merusak prinsip keadilan dalam pelayanan publik. Warga negara tidak lagi mendapatkan layanan berdasarkan standar yang sama. 

Perawat di desa-desa terpencil hari ini memang menjadi wajah negara. Mereka hadir ketika negara tidak mampu hadir sebagai sistem. Mereka menjembatani jurang antara kebijakan dan realitas, sering kali dengan mengorbankan keselamatan dan kenyamanan mereka sendiri.

Namun, negara tidak boleh bergantung pada heroisme perawat. 

Sistem pelayanan publik yang sehat harus bekerja karena desain kebijakan yang tepat dan dukungan sumber daya yang memadai. 

Ketika negara membiarkan perawat menanggung beban sistem, maka negara secara tidak langsung mengakui kegagalannya.

Oleh karena itu, perbaikan harusnya melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis pada realitas wilayah.

Pertama, negara perlu memastikan bahwa sistem rujukan yang telah diatur secara normatif benar-benar didukung oleh sarana yang memadai. 

Penyediaan ambulans laut yang memenuhi standar keselamatan dan pelayanan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Kedua, perencanaan sektor kesehatan harus terintegrasi dengan sistem transportasi. Selama ini, kedua sektor ini berjalan secara terpisah, padahal dalam konteks wilayah kepulauan, keduanya tidak dapat dipisahkan. 

Pelayanan kesehatan tanpa dukungan transportasi yang memadai akan selalu berakhir pada kegagalan.

Ketiga, struktur anggaran daerah perlu ditata ulang agar memberi ruang lebih besar bagi belanja yang secara langsung memperkuat kapasitas layanan. 

Ini soal keberanian politik dalam menetapkan prioritas. Tetapi apakah pemda sebagai representasi negara berani melakukan itu? 

Masalah kesehatan di NTT adalah ujian tentang bagaimana negara menerjemahkan kebijakan menjadi pelayanan nyata.

Dan selama jurang antara regulasi dan realitas itu tetap dibiarkan, perawat akan terus menjadi penopang sistem yang rapuh, sementara negara tetap hadir di atas kertas, karena pemerintah gagal menentukan prioritas dan politik anggaran. (*)

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved