Senin, 15 Juni 2026

Opini

Opini: Perawat sebagai Wajah Negara di Desa

Pelayanan kesehatan tanpa dukungan transportasi yang memadai akan selalu berakhir pada kegagalan.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI MARIA EVARISTA SUGO
Maria Evarista Sugo 

Sebaliknya, belanja modal hanya berada di kisaran kurang dari 4 persen.

Angka ini berbicara lebih jujur daripada narasi apa pun. Ia mengungkap prioritas yang selama ini tersembunyi di balik jargon pembangunan. 

Ketika lebih dari separuh anggaran terserap untuk belanja rutin, sementara investasi pada infrastruktur pelayanan sangat terbatas, maka kapasitas sistem pelayanan publik secara struktural memang dibatasi.

Jika lebih dari separuh anggaran habis untuk membiayai aparatur, sementara rakyat masih mempertaruhkan nyawa di laut untuk mendapatkan layanan kesehatan, maka yang kita hadapi bukan sekadar keterbatasan fiskal, melainkan kegagalan moral dalam menetapkan prioritas negara.

Pernyataan ini mungkin terdengar keras, tetapi secara analitis dapat dipertanggungjawabkan. 

Dalam perspektif ekonomi politik (political economy), anggaran publik merupakan refleksi dari pilihan politik. 

Setiap alokasi anggaran adalah keputusan tentang siapa yang diprioritaskan dan program apa yang ditunda. 

Dalam konteks ini, dominasi belanja pegawai tidak bisa dilihat secara netral. 

Ia harus dibaca sebagai indikator bahwa negara lebih fokus pada pemeliharaan struktur birokrasi daripada penguatan kapasitas layanan. 

Akibatnya, sistem pelayanan publik kehilangan kemampuan untuk berkembang secara adaptif, terutama dalam menghadapi tantangan geografis yang kompleks.

Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa persoalan di NTT tidak sepenuhnya berada pada tataran desain kebijakan. 

Di atas kertas, sistem rujukan pelayanan kesehatan sebenarnya telah diatur melalui berbagai regulasi Kementerian Kesehatan. Artinya, secara normatif, negara telah memiliki kerangka kebijakan yang cukup.

Masalah muncul pada tahap implementasi.

Realitas di lapangan menunjukkan adanya jurang yang lebar antara norma dan praktik. 

Di banyak wilayah kepulauan, ketiadaan ambulans, terutama ambulans laut, membuat sistem rujukan tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved