Opini
Opini: Valentine sebagai Momentum Membentuk Cinta yang Membebaskan
Di tengah meningkatnya isu kesehatan mental, relasi yang tidak sehat sering menimbulkan tekanan emosional.
Gagasan ini sejalan denganunkapan rasul Paulus, “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu, tidak mencari keuntungan diri sendiri” (1 Korintus 13:4–5).
Cinta yang tidak mencari keuntungan diri sendiri berarti berani keluar dari pusat ego, memberi tanpa mengekang, dan hadir tanpa menahan.
Mencintai tanpa mengurung bukan berarti membiarkan tanpa arah. Ia tetap memiliki batas, komitmen, dan tanggung jawab, tetapi dibangun atas dasar saling menghargai, bukan saling memiliki.
Komitmen itu lahir dari kebebasan yang dipilih, bukan dari ketakutan yang dipaksakan.
Valentine sebagai Momentum Refleksi Cinta yang Dewasa
Valentine bukan sekadar bunga atau cokelat, tetapi momen untuk bertanya: sudahkah kita mencintai dengan cara yang membebaskan?
Apakah kita hadir dengan percaya, mendukung pertumbuhan, atau justru membatasi langkah pasangan?
Cinta yang membebaskan lahir dari kedewasaan, bukan kebutuhan memiliki. Ia membangun kepercayaan, memberi ruang tanpa mengekang, dan hadir dengan integritas.
Evaluasi cara kita mencintai orang lain sekaligus diri sendiri, karena cinta yang sejati selalu dimulai dari pribadi yang damai dan tidak terancam oleh kebebasan.
Pertanyaan terpenting bukan “Apa yang sudah kamu berikan?” tetapi “Apakah kehadiranmu membuat ia bertumbuh?” Cinta sejati bukan menahan, tetapi membiarkan tumbuh bersama dan sendiri. (*)
Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
Handri Ediktus
Hari Kasih Sayang
Opini Pos Kupang
Pemulihan Makna Cinta
Unwira Kupang
Mahasiswa Unwira Kupang
Valentine Day
Hari Valentine
| Opini: Mesin Kepuasan atau Negara Pembelajar |
|
|---|
| Opini: Banjir Keyakinan, Krisis Kebenaran |
|
|---|
| Opini: Perairan NTT Tak Sekadar Terkait Perut Rakyat Namun Sumber Kedaulatan Ekonomi |
|
|---|
| Opini: ProKlim, Ekonomi Karbon, dan Momentum Aksi Nyata dari Komunitas |
|
|---|
| Opini - Ketika Data Mengalahkan Realitas: Ancaman Baru Bagi Kearifan Lokal NTT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Handri-Ediktus1.jpg)