Opini
Opini: Balada Negeri Tabola Bale
Gaung kemerdekaan terkesan hanya repetisi dan formalitas belaka tetapi substansi kemerdekaan masih jauh dari harapan.
Rakyat menderita dan wakilnya hidup dalam kemewahan. Ini merupakan satu keprihatinan terhadap negara sudah tidak lagi berjalan dalam cita-cita luhur bangsa.
Di usia 80 tahun Republik ini, infrastruktur masih tertinggal, lapangan kerja sulit dan korupsi meningkat.
Kebijakan-kebijakan yang membuat rakyat menderita semestinya ditolak karena tidak sejalan maksud asali negara ini dibentuk yakni kesejahteraan dan kecerdasaan generasi masa depan bangsa.
Negeri Tabola Bale
Lagu " Tabola Bale " yang sedang viral di media sosial tidak sekadar lagu untuk hiburan tetapi mengandung satu refleksi filosofis yang mendalam terkait realitas kehidupan bangsa ini.
Salah satu kenyataan yang bisa disaksikan adalah pengambil keputusan yang kurang sejalan dengan hati nurani rakyat itu sendiri.
Semua keputusan terasa memutarbalikkan harapan rakyat akan masa depan bangsa ini.
Negara " Tabola Bale" adalah istilah untuk menggambarkan situasi negara ini di mana keputusan yang diambil sifatnya " Tabola Bale" atau terbolak-balik dari situasi yang ada di tengah masyarakat.
Keputusan negara Tabola Bale sungguh terasa hingga akar rumput di mana rakyat kecil dikobarkan sedangkan pejabatnya hidup berkelimpahan dengan tunjangan-tunjangan tanpa memikirkan bagaimana cara menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat.
Mental " Tabola Bale" harus diluruskan kembali ke jalan yang benar sebagaimana cita-cita luhur para bapa bangsa yang telah berjuang untuk memproklamasikan kemerdekaan negeri ini.
Rakyat semestinya bergerak untuk memutarbalikan arah perjalanan bangsa ini agar kembali ke rel yang benar.
Jika hal ini terus dibiarkan maka pejabat dan para koruptor terus menghisap negari ini dengan politik kotor dan balada negeri tabola bale menjadi kenyataan dan kemudian dinormalisasi hingga ke jantung pemerintahan ini dan lambat laun nama Indonesia tinggal kenangan. Selamatkan negeri ini dari tangan-tangan nista.
Remisi & Abolisi demi bisnis politik
Balada lain dari Negeri Tabola Bale adalah bisnis politik remisi dan abolisi. Sejumlah pejabat yang terjejat kasus korupsi mendapatkan remisi dan abolisi dari pemegang kekuasaan negeri “ Tabola bale”.
Sejumlah pihak menilai remisi dan abolisi untuk pejabat yang terjerat kasus korupsi adalah satu bisnis politik agar pertarungan 2029-2034 bisa berjalan mulus sehingga lawan politik bisa mengalah dan mengurung niat untuk bertarung. Demokrasi terasa seperti permainan petak umpat.
Jondry Siki
HUT Kemerdekaan RI
Tabola Bale
Dirgahayu RI
sikap intoleransi
Opini Pos Kupang
Abraham Lincoln
| Opini: Menemukan Kembali Lumbung Pakan di Nusa Tenggara Timur |
|
|---|
| Opini: Koperasi Merah Putih untuk NTT- Solusi atau Ilusi |
|
|---|
| Opini: Ketika Sapu Lama Mengaku Lebih Bersih dari Rumah yang Belum Pernah Ia Bersihkan |
|
|---|
| Opini: Integritas Auditor BPK dalam Sistem Pengawasan Keuangan Negara |
|
|---|
| Opini: NTT- Adat, Ibu Nifas dan Nyawa yang Dipertaruhkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dari-vodeo-klip-lagu-Tabola-Bale.jpg)