Opini
Opini: Cahaya dari Timur
Dream merujuk pada bayangan masa depan yang selaras dengan harapan-harapan terdalam dan aspirasi-aspirasi tertinggi.
Dan karena itu, isu tersebut tidak boleh menjadi penghambat untuk menunjukkan semangat untuk berprestasi.
Guru-guru ini menunjukkan bahwa Manggarai Timur dapat berubah dengan mendorong potensi terbaiknya muncul sebagai lokomotif yang mengerek aspek-aspek kehidupan lainnya bergerak maju.
Potensi literasi yang bertebaran di hampir semua sekolah di Manggarai Timur adalah motor penggerak perubahan. Letupan-letupan api kecil dari sekelompok guru mampu menyalakan cahaya literasi bagi banyak pihak. Sebuah karya berisikan ide dan pandangan guru soal pendidikan yang lebih baik mampu diproduksi.
Andai para guru tetap berkutat dengan kekurangan yang dimiliki tentu karya ini tak akan pernah hadir. Namun oleh karena mereka melihat potensi yang dimiliki dan yakin dengan potensi tersebut maka buku ini terbit dan layak dibaca oleh berbagai kalangan.
Inilah cahaya dari Timur. Cahaya yang mampu membebaskan warganya dari kegelapan. Proficiat buat sahabat guru yang ogah mengeluh dan mengutuki gelap tetapi beraksi menyalakan lilin dari Timur.
Sebab si bijak berkata, daripada mengutuki gelapnya malam lebih baik menyalakan sebatang lilin untuk menerangi jalan. Semoga lilin literasi yang telah dinyalakan para guru juga menyalakan lilin-lilin kehidupan yang lain.
Sebatang lilin membutuhkan sokongan lilin-lilin lain agar gelap dapat benar-benar disingkirkan. (*)
Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Adrianus-Ngongo-04.jpg)