Sabtu, 9 Mei 2026

Opini

Opini: TAMASYA- Jawaban atas Krisis Daycare

Saat ini, layanan daycare berada di bawah berbagai kementerian dan lembaga dengan standar yang berbeda-beda. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Eduardus Johanes Sahagun. 

Oleh karena itu, kualitas pengasuhan harus menjadi bagian integral dari strategi pembangunan.

Melihat kompleksitas ini, penguatan TAMASYA menjadi langkah yang sangat relevan. Namun, penguatan tersebut tidak cukup hanya pada tataran konsep. 

Diperlukan langkah konkret, seperti sertifikasi wajib bagi pengasuh, perizinan, akreditasi daycare, serta sistem pengawasan yang terintegrasi dan berbasis teknologi. 

Peran pemerintah daerah juga harus diperkuat, karena merekalah yang berada di garis depan dalam memastikan layanan berjalan sesuai standar. 

Di sisi lain, peran tenaga lini lapangan seperti PKB/PLKB menjadi semakin strategis. 

Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penyuluh keluarga berencana, tetapi juga sebagai penggerak kualitas pengasuhan di masyarakat. 

Melalui pendampingan, edukasi, dan deteksi dini, mereka dapat menjadi jembatan antara kebijakan dan praktik di lapangan.

Tidak kalah penting adalah membangun kesadaran kolektif bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama. Negara, masyarakat, dan keluarga harus berjalan seiring. 

Daycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi bagian dari ekosistem tumbuh kembang generasi masa depan. 

Kasus di Yogyakarta seharusnya tidak hanya berhenti sebagai berita yang viral sesaat. Ia harus menjadi momentum untuk berbenah. 

Kita tidak bisa menunggu kejadian serupa terulang baru kemudian bertindak. Justru dari peristiwa ini, kita memiliki kesempatan untuk memperkuat sistem, memperjelas standar, dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih. 

Pada akhirnya, kualitas sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan besar di tingkat nasional, tetapi juga oleh hal-hal mendasar seperti bagaimana anak-anak kita diasuh setiap hari. 

Jika daycare menjadi bagian dari realitas kehidupan modern, maka memastikan keamanannya bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. 

TAMASYA menawarkan arah yang jelas. Tantangannya kini adalah bagaimana memastikan ia benar-benar hadir di setiap ruang pengasuhan, bukan hanya sebagai program, tetapi sebagai standar yang hidup dalam praktik. 

Karena dari sanalah masa depan bangsa ini sedang dibentuk hari demi hari, sejak usia dini. (*)

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved