Opini
Opini: Moke - Antara Warisan Budaya, Ekonomi Rakyat dan Negara yang Gamang
Moke memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif dan pariwisata.
Karena itu, pendekatan yang dibutuhkan bukanlah represi, melainkan rekognisi—pengakuan atas kompleksitas tersebut.
Negara harus hadir tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pemberdaya.
Pada akhirnya, di balik setiap jeriken moke yang disita, ada cerita tentang dapur yang berhenti mengepul, anak yang terancam putus sekolah, dan harapan yang perlahan memudar.
Jika hukum tidak mampu melihat dimensi ini, maka ia kehilangan ruh keadilannya. Dan di situlah ujian moral negara sesungguhnya dimulai. (*)
Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Allexandro-B-K-Rato.jpg)