Selasa, 5 Mei 2026

Opini

Opini: Adakah Keadilan Dalam Pendidikan?

Pendidikan sangat berorientasi pada nilai ekonomis dan bisnis. Banyak anak usia sekolah tidak dapat mengenyam pendidikan karena alasan ini.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI UMBU TAGELA
Umbu Tagela 

Pendidikan model begini disebut pendidikan elitis yang berasumsi dapat melakukan pembaharuan mulai dari atas 

(2) pendidikan bagi golongan atas dalam strata intelektual khusus bagi anak berbakat atau gifted child. Program ini cukup paedagogis, hanya tidak adil bagi anak kurang berbakat yang merupakan populasi terbesar di negara ini. 

(3) pendidikan yang sangat berorientasi pada nilai ekonomis dan bisnis. Banyak anak usia sekolah tidak dapat mengenyam pendidikan karena alasan ekonomis. 

Sementara pada sisi lain para konseptor pendidikan belum menyediakan wadah yang representatif bagi pembinaan generasi muda bangsa ini yang tidak sempat mengenyam pendidikan. 

Akibatnya, relasi antar manusia yang sebenarnya sangat potensial bagi terwujudnya relasi paedagogis semakin ditandai oleh sifat yang nonpersonal, menyebabkan relasi akan menjadi semakin keras dan orang cenderung semakin potensial menjadi manipulator.

(4). Ketidakadilan sosial akibat keterbatasan daya tampung, menyebabkan sekolah negeri khususnya melakukan seleksi dengan berbagai cara antara lain sistem zona yang tidak jelas operasionalnya. 

Persoalannya adalah siswa atau anak yang tidak diterima atau gagal masuk sekolah, kurang diwadahi secara proporsional dalam bingkai pembangunan pendidikan yang bernuansa keadilan. (*)

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved