Opini
Opini: Warisan Sehat dari Leluhur, Saatnya Kembali ke Akar Budaya Nusantara
Leluhur kita terbiasa berjalan kaki ke sawah, bekerja dengan tubuh yang terus bergerak, dan makan dari hasil bumi sendiri yang segar tanpa pengawet.
Ketiga, pemberdayaan masyarakat melalui komunitas local mulai dari posyandu, sanggar seni, hingga desa wisata harus difasilitasi agar budaya sehat tidak sekadar dipertontonkan, tetapi benar-benar dihidupi.
Lebih dari itu, perubahan sejati dimulai dari diri sendiri. Kita bisa mulai dengan langkah kecil: memilih makanan alami, berjalan kaki ke tempat dekat, menyapa tetangga, atau sekadar meluangkan waktu menenangkan pikiran di alam.
Hal-hal sederhana itu sesungguhnya adalah bentuk penerapan kebudayaan sehat yang diwariskan leluhur kita.
Pada akhirnya, menjaga budaya berarti juga menjaga kesehatan bangsa. Kita tidak perlu mencari resep sehat ke luar negeri, karena jawabannya sudah ada di tanah sendiri di dapur nenek, di kebun belakang rumah, di gotong royong kampung, dan di kearifan yang diwariskan tanpa pamrih.
Warisan sehat dari leluhur menunggu untuk kita hidupkan kembali. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Prima Trisna Aji
Hari Kebudayaan Nasional
Makanan Sehat
detoksifikasi alami
Opini Pos Kupang
POS-KUPANG.COM
| Opini: Kekerasan Terhadap Perempuan |
|
|---|
| Opini: Veronika! Su Nonton Film Pesta Babi Ko? |
|
|---|
| Opini: Memandang Penderitaan sebagai Doa dalam Terang Teologi Salib Edith Stein |
|
|---|
| Opini: Menakar Krisis Iklim Kemarau Ekstrem dan Gejolak Vulkanik Lewotobi Laki-laki |
|
|---|
| Opini: Amfoang yang Terlupakan- Saat BBM Langka, Jalan Rusak dan Faskes Menjadi Pajangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Prima-Trisna-Aji2.jpg)