Selasa, 12 Mei 2026

Opini

Opini: Budaya Adalah Kompas Jati Diri

Pandangan filsuf dan budayawan Indonesia menegaskan bahwa kebudayaan adalah satu-satunya sumber otentisitas dan jati diri bangsa. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Inosensius Enryco Mokos 

Kearifan ini, yang menekankan keseimbangan dan ketahanan moral, adalah cetak biru yang dapat diadopsi oleh seluruh bangsa pada Hari Kebudayaan Nasional

Merayakan 17 Oktober berarti mengakui bahwa nilai-nilai dari Lopo di Timor, Lepo Gete di Flores, atau Marapu di Sumba, adalah aset etika nasional yang tak ternilai.

Penetapan 17 Oktober 2025 sebagai Hari Kebudayaan Nasional adalah kesempatan emas. 

Ia harus dimaknai sebagai titik balik untuk kembali menggali dan mempraktikkan falsafah budaya yang mengajarkan kita untuk jujur, berempati, dan saling menghormati. 

Dengan menjadikan kekayaan budaya Nusantara, khususnya kearifan yang kokoh dari NTT, sebagai mercusuar, kita dapat membentuk generasi mendatang yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak luhur dan kokoh di hadapan tantangan zaman. Semoga! (*)

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News 

 

Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved