Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 2026

Umat Muslim Borong Kurbankan 20 Ekor Sapi dan 39 Ekor Kambing di Hari Iduladha Tahun 2026

Pua mengatakan, selanjutnya hewan-hewan kurban ini disembelih dan diberikan kepada umat baik umat muslim maupun umat non muslim. 

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Penyembelian hewan kurban Iduladha di Mapolres Manggarai Timur, Rabu 27 Mei 2026. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Umat muslim di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur mengurbankan sebanyak 20 ekor sapi dan 39 ekor kambing untuk hari raya Iduladha 1447 Hijriah Tahun 2026.

Ketua Panitia Hari Raya Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manggarai Timur Pua Muhamad Saleh, Rabu 27 Mei 2026 menerangkan, total hewan kurban yang dikurbankan pada perayaan Iduladha 144 Hijriah Tahun 2026 untuk umat di Borong sebanyak 20 ekor sapi dan 39 kambing. 

Hewan-hewan kurban ini kemudian dibagikan ke-5 mesjid yang ada dalam wilayah Kota Borong yakni mesjid Baiturrahman, Nurul Jihad Ranaloba, Baitul Gafur Kampung Baru, Mesjid Ali Hili Lia Kampung Ende, dan Mesjid Al Muhajirin Cepi Watu.

Pua mengatakan, selanjutnya hewan-hewan kurban ini disembelih dan diberikan kepada umat baik umat muslim maupun umat non muslim. 

Adapun sekitar 1.000 lebih umat muslim yang ada di wilayah Kota Borong dan sekitarnya mengikuti sholat Iduladha bertempat di lapangan apel Markas Polres Manggarai Timur di Golo Karot Borong, Rabu 27 Mei 2026 pagi. 

Sholat itu berlangsung mulai pukul 07.00 wita. Selamat sholat berlangsung di jaga oleh aparat keamanan dari Polres Manggarai Timur yang beragama non muslim. 

Baca juga: Warga Manggarai Timur Keluhkan Antrean BBM di Dua SPBU di Kota Borong

Lalu lintas kendaraan umat yang lalu lintas masuk dan keluar lokasi sholat pun diatur dengan baik oleh anggota Satlantas Polres Manggarai Timur. Sholat yang berlangsung sekitar 1 jam itu berlangsung aman dan tertib. 

Sholat itu dipimpin oleh Imam mesjid Nurul Jihad Ranaloba, Hasanul Basri dan Khotib juga selaku Iman Mesjid Alihililyah Kampung Ende, Syafrudin 

Dalam kotbahnya, Syafrudin mengatakan terdapat lima poin hikmah dan pelajaran yang berharga yang terkandung dari peristiwa besar dan agung yang terjadi antara Nabi Ibrahim dan putranya Ismail AS yang patut kita teladani melalui momen Iduladha. 

Adapun ke lima poin itu, terang Syafrudin, pertama, cinta hendaknya dicurahkan kepada Allah SWT sebab, rahmat Tuhan yang tidak terhitung nilai dan jumlahnya senantiasa mengucur dalam setiap jengkal kehidupan manusia. Maka di satu sisi, bergurban menjadi bentuk curahan umat kepada Tahan. 

Kedua, sejatinya ibadah gurban adalah perintah untuk mengorbankan sifat egois, sikap mementingkan diri sendiri, rakus dan serakah, yang dibarengi dengan kecintaan kepada Allah SWT, diwujudkan dalam bentuk solidaritas sosial.

Teladan paling mulia tentang kecintaan kepada Allah SWT sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim dengan kesediaan menyembelih putra kesayangannya. 

Ketiga, perintah bergurban adalah perintah bagi mereka yang mampu memiliki kelebihan rezeki dan membagikan dagingnya untuk kaum miskin dan dhuafa yang membutuhkan. Hal ini adalah bentuk komunikasi sosial untuk saling membantu berbagi kenikmatan dalam perayaan Iduladha. 

Alhasil, terbangun ikatan solidaritas sosial dan semangat tolong menolong antar anggota masyarakat. Sikap tersebut dapat mengurangi kesenjangan sosial dan menjaga suasana kehidupan harmonis di antara sesama warga. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved