Senin, 1 Juni 2026

Cerpen

Cerpen: Menanti Samudera Mengering

Begitu cepat aku berpaling. Lebih cepat dari percikan kilat. Begitu kekasih pertama itu menggambarkannya. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
FOTO ILUSTRASI BUATAN AI
ILUSTRASI 

Ingin kubawa saja dirinya ke kamar kontrakkanku di Waemata lalu memasan delivery  makanan pakai Kawanbike, tapi pergi ke sebuah restoran lebih baik untuk duduk bercerita kali ini. 

Ornamen klasik memenuhi dinding-dinding restoran itu. Kalimat-kalimat motivasi dan puitis juga digantung dalam bingkai-bingkai yang bagus. 

“Masih rajin menulis ya Din?” tanya Martin. “Sudah jarang sekarang, sibuk dengan kerja soalnya,” jawabku jujur. 

“Tapi gajimu besar kan,?” sambarnya. 

“Lumayan untuk menambah percaya diri di depan perempuan,” jawabku sambil tertawa. 

“Apalagi bakat gombalmu itu, pasti semakin mujarab menggaet perempuan,” sambarnya sambil tertawa juga. 

Kami terus mengulang kembali kisah-kisah lama dalam percakapan ringan dan penuh tawa. Waktu hanya bisa diulang dalam cerita, katanya. 

Di luar cerita, tetes-tetes waktu selalu meninggalkan manusia. Kemudian Martin menceritakan kekasihnya yang telah meninggalkannya. 

Telah banyak hal yang mereka lewati bersama sehingga bekasnya masih tertinggal jelas di hati Martin. 

Namun perempuan itu pergi. “Ia tidak pernah memberi jawaban yang pasti untuk hubungan kami,” kenang Martin. 

“Aku tidak bisa memaksanya, sebab waktu tidak mengijinkan” sambungnya lagi. 

Aku hanya melihat titik pasrah di matanya. Namun, kata-katanya tidak mengiklaskan kepergian kekasihnya. 

“Segala yang dilempar ke dalam laut, tak akan ditemukan kembali. Kecuali jika samudera mengering,” aku tiba-tiba mengulangi kalimat ini. 

“Aku pernah mendengar ungkapan ini darinya, Din. Itu kata-kata terakhir yang ia kirimkan kepadaku,” terang Martin. 

Keterangan Martin ini mengacaukan semua isi kepalaku. Sejumlah prasangka, rasa bersalah, dan kebingungan melilit berupa simpul-simpul rumit dalam pikiranku. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved