Mengelola dan memimpin seluruh kru divisi redaksi untuk mencapai tujuan bersama.
Leluhur kita terbiasa berjalan kaki ke sawah, bekerja dengan tubuh yang terus bergerak, dan makan dari hasil bumi sendiri yang segar tanpa pengawet.
Kekuasaan-Nya meluas ke dalam dunia material, yakni ke dalam keluarga-keluarga, masyarakat sipil dan terutama dalam Gereja.
Transformasi ini menjadikan bahasa multimedia bukan sekadar estetika tambahan, tetapi struktur makna baru.
Dalam beberapa forum diskusi dengan tema pelayanan bidang kesehatan, saya pernah menyampaikan kegelisahan soal fee rujukan.
Pertanyaan sederhana sehari-hari, “apakah anda sudah makan?”, hampir selalu bermakna “apakah anda sudah makan nasi atau belum?”
Pemotongan transfer ini menghantam pilar risiko fiskal, yang berarti kebijakan yang biasa-biasa saja kini tidak lagi dapat ditoleransi.
Ketaatan dan persekutuan dengan Tuhan dan Uskup, imam dan umat dirawat sedemikian untuk menghadirkan pelayanan yang berdampak.
Orang tua melaporkan guru ke kepolisian, mengabaikan tanggung jawab pendidikan moral terhadap anak mereka sendiri.
Konser di Kota Kupang akan berlangsung di Aula El Tari pada Sabtu malam 18 Oktober 2025 mulai pukul 19.00 Wita.
Gong Belajar menegaskan tanggung jawab pendidikan tidak hanya di pundak guru atau pemerintah, tetapi juga di hati setiap orang tua.
Proses ini mirip optimasi: pesan yang paling efektif diseleksi dan dipakai berulang kali. Dan masyarakat terjebak dalam permainan ini.
Dalam konteks perkawinan, Hukum Kodrat menetapkan prinsip-prinsip konstitutif yang tidak dapat ditawar.
Pandangan filsuf dan budayawan Indonesia menegaskan bahwa kebudayaan adalah satu-satunya sumber otentisitas dan jati diri bangsa.
Pengembalian dana Rp 71 T dari BGN sebagai pelaksana MBG ke kas Kementerian Keuangan, merupakan langkah darurat.
Kini pemerintah dalam kebijakan pembangunan pariwisata NTT kiranya perlu berusaha membangun Labuhan Bajo Baru di daerah lainnya wilayah NTT.
Kenyataan kuat pertama yang menandai situasi Muspas adalah keceriaan yang jenaka. Para peserta tidak hanya datang untuk bermuspas.
Demokrasi menjanjikan kebebasan dan keadilan, tetapi yang dirasakan banyak orang justru korupsi, ketimpangan, dan kebisingan politik tanpa makna.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendasar: di manakah hukum ketika manusia diperdagangkan seperti barang?
Sastra luring yang dulu dikenal dengan gaya narasi yang panjang, deskriptif, dan berlapis mulai berubah menjadi lebih ringkas dan langsung ke inti.
Namun di balik nilai tradisi itu, jagung juga menyimpan potensi ekonomi besar yang belum sepenuhnya dioptimalkan.