Sabtu, 13 Juni 2026

Opini

Opini: Empat Wajah Pembangunan NTT dalam Satu Dekade

Kabupaten Timor Tengah Selatan berhasil menurunkan persentase kemiskinan dan jumlah penduduk miskin secara absolut. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI STEPANUS MAKAMBOMBU
Dr. Stepanus Makambombu 

Karena itu, kelompok ini memerlukan intervensi pembangunan yang lebih struktural, jangka panjang, dan kontekstual sesuai karakter sosial-ekologis masing-masing wilayah.

Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Tidak Selalu Inklusif?

Salah satu pelajaran penting dari pembangunan NTT selama satu dekade terakhir adalah bahwa pembangunan inklusif tidak ditentukan oleh tingginya pertumbuhan ekonomi semata. 

Kabupaten Ende, misalnya, mencatat rata-rata pertumbuhan ekonomi tertinggi selama periode pengamatan mencapai 3,07 persen, tetapi masih berada dalam kelompok transisi rentan. 

Sebaliknya, Kabupaten Sikka dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi yang relatif lebih rendah sebesar 0,14 persen justru berhasil masuk dalam kelompok pembangunan inklusif bersama Belu dan Malaka yang memiliki rata-rata pertumbuhan 2,4 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan lebih ditentukan oleh kemampuan tata kelola pembangunan dalam mentransformasikan pertumbuhan ekonomi menjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Pertumbuhan ekonomi hanyalah sarana, bukan tujuan. Tujuan akhirnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat mampu keluar dari kemiskinan, memperoleh akses terhadap peluang yang lebih baik, dan menikmati hasil pembangunan secara lebih merata.

Dalam konteks tersebut, satu dekade pembangunan di NTT memberikan gambaran yang beragam. 

Sebagian besar kabupaten memang menunjukkan kemajuan pada satu atau beberapa indikator pembangunan, tetapi hanya sedikit yang berhasil secara bersamaan menurunkan kemiskinan, mengurangi jumlah penduduk miskin, dan memperbaiki kualitas kemiskinan. 

Pelajaran terpentingnya adalah bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diukur semata-mata dari seberapa cepat ekonomi tumbuh, melainkan dari seberapa jauh pertumbuhan tersebut mampu memperluas kesempatan, meningkatkan mobilitas sosial, dan membawa lebih banyak masyarakat keluar dari kemiskinan. 

Pada akhirnya, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang memungkinkan seluruh warga ikut maju bersama, sehingga tidak ada yang tertinggal. (*)

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved