Rabu, 10 Juni 2026

Opini

Opini: Air, Stunting, dan Rintihan Ekologi NTT

Melalui ajaran tentang "Ekologi Integral", Laudato Si’ menegaskan bahwa segala sesuatu di atas bumi ini saling terhubung. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI AGUSTINUS B. MUDE
Agustinus Bili Mude 

Cara-cara adat ini telah terbukti lebih efektif dan berkelanjutan, jika dibandingkan dengan intervensi infrastruktur masif yang sering kali justru merusak ekosistem.

​Menyelamatkan NTT tidak cukup hanya dengan mengandalkan bantuan tangki air musiman, atau proyek sumur bor tanpa pemulihan kawasan tangkapan air. 

Pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat harus mulai mendesain kebijakan pembangunan yang tunduk pada aturan main kosmos. 

Kita harus merawat mata air, menjaga hutan-hutan adat, dan menghentikan eksploitasi ruang yang ugal-ugalan. Mendengarkan jeritan air di TTS berarti kita sedang menyelamatkan masa depan generasi NTT

Sebab pada akhirnya, menghormati Logos alam semesta dan merawat "rumah kita bersama" bukan lagi sekadar pilihan etis. Ini adalah syarat mutlak agar peradaban di bumi Flobamora tidak runtuh menjadi abu.(*)

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved