Minggu, 31 Mei 2026

Opini

Opini: Di Balik Turunnya NPL- Sinyal Risiko Kredit Bank NTT

Bagi banyak pihak, penurunan NPL biasanya dipahami sebagai tanda membaiknya kualitas kredit dan kesehatan bank. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI WILHELMUS M ADAM
Wilhelmus Mustari Adam 

Dalam konteks tersebut, kenaikan CKPN Bank NTT memang tidak otomatis dipandang negatif. 

Di satu sisi langkah ini dapat menunjukkan adanya penguatan tata kelola risiko dan kesadaran manajemen untuk membangun bantalan perlindungan terhadap potensi tekanan ekonomi di masa depan. 

Akan tetapi, kondisi ini perlu dibaca sekaligus menjadi sinyal bahwa tantangan kualitas kredit belum sepenuhnya selesai diatasi.

Turunnya NPL memang memberikan optimisme, tetapi kenaikan CKPN menunjukkan bahwa kehati-hatian bank terhadap risiko kredit justru sedang meningkat. 

Pertanyaan publik ada apa? Mengapa? Memang harus diakui, publik sering kali hanya melihat sinyal risiko terbesar pada kredit yang sudah macet atau gagal bayar, namun belum membaca secara mendalam secara empiris pada cadangan yang diam-diam terus bertambah di balik laporan keuangan bank.
 
Karena pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan sekadar status kelembagaan Bank NTT, tetapi masa depan fiskal daerah dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.  (*)

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved