Rabu, 29 April 2026

Opini

Opini: Ketika Gembala Tidak Lagi Membalut Luka

Ketertinggalan tidak hanya lahir dari keterbatasan geografis atau jarak dari pusat kekuasaan, tetapi juga dari cara kekuasaan bekerja.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI YORIM YOSAVAT KAUSE
Yorim Yosavat Kause 

Jika luka itu tetap ada, jika kehidupan tetap berjalan dalam keterbatasan yang sama, maka persoalannya bukan lagi pada kurangnya program atau terbatasnya anggaran. Mungkin persoalannya lebih sederhana dan lebih menyakitkan. 

Kita tidak kekurangan pengetahuan. Kita tidak kekurangan rencana. Kita hanya terlalu sering kehilangan keberanian untuk hadir.

Kita tidak kekurangan pemimpin.

Kita hanya terlalu sering kehilangan gembala. (*)

Daftar Rujukan

  • Alkitab. (2023). Alkitab Terjemahan Baru 2. Lembaga Alkitab Indonesia.
  • Augustine, M. (2025). The shepherd motif in Ezekiel 34:1--16: An exegetical analysis and its ethical perspectives. Dharmaram Publications.
  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020, 9 Mei). Menteri Suharso jabarkan strategi Bappenas untuk percepatan pembangunan 62 daerah tertinggal. https://www.bappenas.go.id
  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Penetapan daerah tertinggal dan daerah tertinggal entas (DTE).
  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (n.d.). Strategi kolaborasi untuk dorong pembangunan daerah tertinggal, kawasan perbatasan, perdesaan dan transmigrasi.
  • GoodStats. (2025). Ketimpangan kemiskinan antarpulau di Indonesia 2025.
  • Ombudsman Republik Indonesia. (2019, 11 Desember). Pemerintah tak punya standar kualitas pelayanan publik daerah tertinggal. https://ombudsman.go.id
  • Project, T. O. W. (2012). Israel's failure of leadership (Ezekiel 34). https://www.theologyofwork.org.

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved