Rabu, 29 April 2026

Opini

Opini: May Day di Tanah Tanpa Pabrik Besar

NTT tidak boleh menjadi tanah yang kaya bahan, tetapi miskin pengolahan. Pekerja NTT tidak boleh terus menjadi tenaga murah

Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI I PUTU YOGA BUMI PRADANA
I Putu Yoga Bumi Pradana 

Pabrik ikan tanpa nelayan lokal, pabrik pangan tanpa petani lokal, atau hotel tanpa produk lokal hanya akan menjadi pulau ekonomi baru.

Ketiga, Balai Latihan Kerja harus disambungkan langsung dengan kebutuhan industri. 

Pelatihan tidak boleh berhenti pada sertifikat. Harus ada kurikulum untuk operator mesin pangan, teknisi cold storage, pengolahan hasil laut, pengemasan, quality control, hospitality, digital marketing, logistik, dan manajemen produksi.

Keempat, APBD harus dipakai untuk menyiapkan ekosistem industri, bukan hanya membiayai acara dan proyek fisik. 

Jalan produksi, listrik, air, pelabuhan kecil, gudang dingin, sertifikasi produk, kawasan industri kecil, dan data komoditas harus menjadi prioritas.

Kelima, pemerintah perlu membangun Indeks Daya Saing Buruh NTT. Ukurannya bukan hanya jumlah orang bekerja, tetapi keterampilan, sertifikasi, produktivitas, akses jaminan sosial, keterlibatan dalam industri, dan kemampuan naik kelas dalam rantai nilai.

May Day di NTT harus menjadi koreksi besar. Buruh tidak cukup dibela dengan pidato upah layak. Buruh harus ditempatkan dalam strategi ekonomi daerah yang membuat kerja mereka lebih produktif, lebih terampil, dan lebih mahal secara nilai.

NTT tidak boleh selamanya menjadi tanah yang kaya bahan, tetapi miskin pengolahan. Pekerja NTT tidak boleh terus menjadi tenaga murah di tanah sendiri. 

Daerah ini membutuhkan keberanian baru: membangun rantai nilai, menarik pabrik besar yang adil, dan menjadikan buruh lokal sebagai aktor utama industrialisasi daerah. 

Sebab kerja yang bermartabat tidak lahir dari belas kasihan upah, tetapi dari ekonomi yang mampu membuat manusia menjadi pusat nilai. (*)

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved