Opini
Opini: Kearifan Pangan Lokal
Teknik seperti fermentasi, pengawetan alami, dan memasak dengan bambu menunjukkan praktik tradisional.
Tradisi mengolah pangan ini menunjukkan bahwa ketahanan tidak selalu lahir dari modernitas, tetapi dari kemampuan membaca alam secara bijak.
Keanekaragaman pangan lokal menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan.
Sistem ini memanfaatkan berbagai sumber daya secara seimbang, menghindari ketergantungan pada satu komoditas, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem. Diversifikasi berbasis kearifan lokal menjadi strategi yang semakin relevan.
Menghidupkan kembali kuliner tradisional berarti membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Kearifan pangan lokal tidak hanya lestari, tetapi juga tampil sebagai solusi nyata bagi masa depan yang berkelanjutan. (*)
Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yoseph-Yoneta-Motong-Wuwur.jpg)