Jumat, 24 April 2026

Opini

Opini: Kearifan Pangan Lokal

Teknik seperti fermentasi, pengawetan alami, dan memasak dengan bambu menunjukkan praktik tradisional. 

|
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI YOSEPH YONETA M. WUWUR
Yoseph Yoneta Motong Wuwur 

Tradisi mengolah pangan ini menunjukkan bahwa ketahanan tidak selalu lahir dari modernitas, tetapi dari kemampuan membaca alam secara bijak.

Keanekaragaman pangan lokal menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan. 

Sistem ini memanfaatkan berbagai sumber daya secara seimbang, menghindari ketergantungan pada satu komoditas, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem. Diversifikasi berbasis kearifan lokal menjadi strategi yang semakin relevan.

Menghidupkan kembali kuliner tradisional berarti membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat. 

Kearifan pangan lokal tidak hanya lestari, tetapi juga tampil sebagai solusi nyata bagi masa depan yang berkelanjutan. (*)

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved