Kamis, 23 April 2026

Opini

Opini: Bae Sonde Bae NTT Lebe Bae -Potensi Dicatat, Masa Depan Dirancang

Dalam konteks inilah pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) menjadi sangat penting dan strategis. 

Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI MARLYN JEANNE CHRISTINE
Marlyn Jeanne Christine 

Peningkatan aktivitas pariwisata ini turut mendorong pertumbuhan usaha pendukung seperti hotel dan restoran. 

Jumlah penginapan yang terdiri dari hotel berbintang dan non-bintang meningkat dari 333 unit pada tahun 2016 menjadi 687 unit pada tahun 2025. 

Sementara itu, jumlah restoran atau rumah makan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 3.076 usaha, meningkat sekitar 83 persen dibandingkan tahun 2016 yang berjumlah 1.683 usaha.

Dari sisi kesejahteraan, berbagai indikator sosial juga menunjukkan perbaikan. 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTT meningkat dari 66,93 pada tahun 2020 menjadi 69,89 pada tahun 2025. 

Peningkatan ini mencerminkan adanya kemajuan dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.

Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 21,35 persen pada tahun 2018 menjadi 18,60 persen pada tahun 2025. 

Meskipun demikian, angka tersebut masih tergolong tinggi dibandingkan rata-rata nasional sehingga penanggulangan kemiskinan tetap menjadi tantangan besar yang perlu ditangani secara berkelanjutan.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di NTT relatif rendah dan dalam beberapa tahun terakhir berada pada kisaran 3 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai kisaran 4 persen. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk usia kerja telah terserap dalam kegiatan ekonomi. 

Dengan demikian, secara kuantitas tenaga kerja di NTT sebenarnya cukup memadai untuk mendukung pembangunan ekonomi di provinsi ini.

Namun demikian, tantangan utama yang masih dihadapi adalah rendahnya produktivitas tenaga kerja yang sebagian besar masih bekerja pada sektor informal dan kegiatan ekonomi dengan nilai tambah yang relatif rendah. 

Kondisi ini menyebabkan banyak masyarakat yang secara statistik bekerja, tetapi pendapatan yang diperoleh belum cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya secara signifikan.

Selain sektor pariwisata dan tenaga kerja, NTT juga memiliki berbagai potensi ekonomi lainnya yang dapat menjadi pendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. 

Sektor pertanian misalnya, memiliki sejumlah komoditas unggulan yang telah dikenal luas hingga pasar ekspor seperti ternak sapi, kopi, jambu mete, vanili, dan kemiri yang dikenal memiliki kualitas yang baik. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved