Kamis, 18 Juni 2026

Opini

Opini: Krisis Pendidikan dan Hilangnya Martabat Manusia

Masalah pendidikan tidak pernah berdiri sendiri; ia adalah gambaran dari relasi sosial, politik, ekonomi, dan moral masyarakatnya. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Sirilus Aristo Mbombo 

Pendidikan yang bermutu tidak mungkin lahir dari ruang yang meniadakan martabat peserta didik.

Persoalan akses dan pemerataan pendidikan menjadi luka lama yang belum sembuh. 

Anak-anak di daerah terpencil, miskin, dan terpinggirkan masih menghadapi jurang besar untuk menikmati pendidikan yang setara. 

Paulo Freire mengingatkan bahwa pendidikan seharusnya menjadi alat pembebasan, bukan mekanisme reproduksi ketimpangan. 

Ketika pendidikan hanya mudah diakses oleh mereka yang mampu secara ekonomi dan geografis, maka sekolah tidak lagi menjadi tangga sosial, melainkan tembok eksklusivitas. 

Dalam kondisi ini, pendidikan justru memperlebar ketidakadilan yang seharusnya ia perbaiki.

Mutu pendidikan Indonesia pun kerap dipertanyakan. Orientasi pendidikan yang terlalu menekankan angka, peringkat, dan kelulusan administratif membuat proses belajar kehilangan kedalaman makna. 

Pengetahuan direduksi menjadi hafalan, bukan pemahaman. Immanuel Kant pernah menulis bahwa manusia tidak boleh dididik hanya untuk masa kini, tetapi untuk masa depan kemanusiaan. 

Pendidikan yang bermutu seharusnya melatih daya pikir kritis, kepekaan moral, dan tanggung jawab sosial. 

Tanpa itu, sekolah hanya melahirkan manusia terampil yang miskin kebijaksanaan.

Kurikulum yang tidak relevan dengan realitas sosial menjadi masalah berikutnya. 

Kurikulum sering berubah secara teknokratis tanpa dialog mendalam dengan guru dan konteks budaya masyarakat. 

Akibatnya, pendidikan terasa asing bagi kehidupan nyata siswa. Kurikulum yang baik seharusnya hidup, dialogis, dan kontekstual. 

Dalam filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara, pendidikan harus berakar pada kebudayaan dan kebutuhan masyarakat. 

Ketika kurikulum tercerabut dari realitas, sekolah menjadi ruang formal yang terpisah dari kehidupan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved