Pilgub DKI Jakarta

Ray Rangkuti: Pilkada Kotak Kosong Tanda Kemerosotan Demokrasi Indonesia

Dinamika politik tentang kotak kosong yang berkembangan belakangan ini memantik Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti angkat bicara.

Editor: Frans Krowin
YOUTUBE/WARTAKOTA
KEMEROSOTAN – Wacana kotak kosong yang kini menjadi bahan pergunjingan publik, merupakan tanda-tanda adanya kemerosotan politik di Indonesia. 

Artinya, bisa jadi pendamping Ridwan Kamil nantinya akan diberikan ke kader PDIP jika partai banteng merapat.

"Figur keduanya (cawagub) kan belum. Marilah kasih kesempatan kami, partai politik ini untuk terus-menerus melakukan komunikasi lintas partai," terang Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Said mengeklaim, PDIP membuka komunikasi dengan KIM Plus dengan landasan menghindari politik transaksional.

Untuk itu, ia memandang pentingnya musyawarah dan komunikasi tetap terlaksana meski berbeda pandangan.

"Kan itulah yang diinginkan oleh kita semua, bermusyawarah, bukan transaksional musyawarahnya, tapi musyawarah dilakukan dengan hikmat dan kebijaksanaan," kata Said.

Baca juga: PKS Mulai Tinggalkan Anies Baswedan, Kini Perlahan Merapat ke Prabowo 

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Maju di Pilkada DKI Jakarta: Saya Siap Lawan Siapa Saja

Baca juga: Tak Mampu Tambah 4 Kursi, Anies Baswedan Bakal Gagal Maju di Pilgub DKI

Jika PDIP merapat ke KIM plus, maka peluang munculnya calon tunggal melawan kotak kosong di Pilkada Jakarta semakin terbuka lebar.

Sebab, bisa jadi nantinya partai tersisa yang tak memenuhi syarat 22 kursi DPRD untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Jakarta.

Di sisi lain, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat mengatakan, PDIP tak akan membiarkan munculnya calon tunggal yang melawan kotak kosong di Pilkada Jakarta 2024.

Untuk itu, menurut Hasto, PDIP terus mengupayakan kerja sama dengan partai politik (parpol) lain untuk mengusung jagoannya.

“PDI Perjuangan terus membangun komunikasi politik dengan partai-partai sehingga nantinya di Jakarta tidak akan ada kotak kosong,” ujar Hasto. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved