Breaking News:

Teror Nekamese

Ketua Sinode GMIT Kupang Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengancaman Pendeta dan Pembakaran Rumah

Sinode GMIR sudah berkomunikasi dengan korban pengancaman pembunuhan Pendeta gereja GMIT Gibeon Bone, Pdt. Erna Ratu Eda Fanggidae, S.Th.

Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Ketua Sinode GMIT, Pendeta Mery Kolimon 

Ketua Sinode GMIT Kupang Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengancaman Pendeta dan Pembakaran Rumah

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Kasus pembakaran 21 rumah warga dan pengancaman pendeta di Desa Taloletan, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang mendapat kecaman dari Sinode Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT).

"Kami mengecam tindakan main hakim sendiri dengan cara membakar rumah warga dan mengintimidasi ibu pendeta dan majelis disana. Negara ini negara hukum," ujar Ketua Majelis GMIT Kupang, Pendeta Dr. Mery I.Y. Kolimon kepada wartawan, Sabtu 3 April 2021.

Ia mengatakan, Sinode GMIR sudah berkomunikasi dengan korban pengancaman pembunuhan Pendeta gereja GMIT Gibeon Bone, Pdt. Erna Ratu Eda Fanggidae, S.Th.

"Kemarin KMK Kupang Barat dan sejumlah pendeta sudah berkunjung ke sana," katanya.

Baca juga: Kapolda NTT : Tindak Tegas Pelaku Pengancaman Pendeta dan Pembakaran Rumah Warga di Nekamese Kupang

Baca juga: Laporan Pengaduan Pendeta yang Diancam Dibunuh di Nekamese Kabupaten Kupang Tak Diterima Polisi

Ia meminta Polda NTT menjamin keamanan beribadah jemaat di desa Taloeletan khususnya dalam masa raya Paskah.

Ia juga mendesak polisi segera menangkap dan menindak tegas para pelaku kejahatan untuk memberi efek jera.

"Masalah hukum harus diproses melalui jalur hukum, bukan dengan premanisme dan intimidasi kepada warga. Kami mendesak Polda NTT mengusut tuntas pelaku dan motif kejahatan ini," tegasnya.

Sementara itu, Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif meminta korban pengancaman maupun pembakaran segera membuat laporan polisi agar ditindaklanjuti.

"Saya sudah perintahkan Kapolres Kupang untuk tangani secara profesional dan proporsional. Segera nanti saya akan cek kembali. Bila benar ada ancaman pembunuhan, segera buat laporan polisinya dan pasti akan saya tindak tegas," ujarnya.

Baca juga: Kesaksian Kades Taloetan Kupang Saat 21 Rumah Warga Dibakar : Ada Warga Ikut dalam Penyerangan

Baca juga: Kapolres Kupang Pimpin Langsung Pengamanan Eksekusi Lahan Sengketa di Nekamese

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved