VIDEO: Gara-gara Tas Kuliah, Mahasiswa Undana Tawuran di Dalam Kampus. Tonton Videonya

VIDEO: Gara-gara Tas Kuliah, Mahasiswa Undana Tawuran di Dalam Kampus. Saat kejadian itu, mahasiswa saling kejar bahkan ada yang membawa senjata tajam

VIDEO: Gara-gara Tas Kuliah, Mahasiswa Undana Tawuran di Dalam Kampus. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO: Gara-gara Tas Kuliah, Mahasiswa Undana Tawuran di Dalam Kampus. Ini Videonya

Tawuran antarmahasiswa melanda Universitas Nusa Cendana (Undana). Tawuran ini melibatkan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) vs mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST).

Sebelumnya, terjadi pula tawuran antarmahasiswa yang berbeda kampus di universitas tersebut. Kejadiannya Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 17.15 Wita.

VIDEO: Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Gedung SD GMIT Nifukani di Kabupaten TTS. Ini Videonya

VIDEO: Pengungsi Wamena Asal NTT Trauma Berat. Nelfi Pono Tak Mau Kembali Lagi. Tonton Videonya

VIDEO: Lihat Anak Maumere Ini, Nekad Berjalan dan Bergelantung di Tali Menuju Kapal. Ini Videonya

Ketika itu, seorang mahasiswa FST Prodi Teknik Mesin, Tedi (23) mengaku, tawuran susulan tersebut terjadi saat ia dan 5 rekannya sedang berada di sebuah kantin yang berada tidak jauh dari gedung FKIP Undana.

Saat sedang menikmati makan siang di kantin, tiba-tiba segerombolan mahasiswa dari FKIP Undana datang.

"Kami kaget karena ada teriakan disertai aksi kejar-kejaran dari mahasiswa FKIP Undana. Bahkan ada yang menggunakan senjata tajam (parang)," ujar Tedy.

Melihat itu, ia dan rekan-rekannya lari menyelamatkan diri. Mereka lari ke arah kampus untuk menghubungi rekan mereka.

Seketika, mahasiswa FST Undana pun siaga. Saat itu mereka hendak melakukan aksi balasan, namun diredam para dosen.

Seorang dosen Prodi Teknik Mesin FST, Tom Boimau mengumpulkan mahasiswanya dan memberikan arahan.

Sementara Dekan FKIP Undana, Melkisedek Taneo, juga mengumpulkan puluhan mahasiswa FKIP di halaman kampusnya.

Ia meminta mahasiswa FKIP Undana secara sukarela mengembalikan tas yang menjadi pemicu pertikaian tersebut.

VIDEO: Korban Kerusuhan Wamena-Papua Tiba di Flores. Mereka Bawa Pakaian Seadanya. Ini Videonya

VIDEO: Aparat Keamanan di NTT Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Tonton Videonya

VIDEO: Kelainan Refraksi Mata Masih Nomor 1 di Kota Kupang. Tonton Videonya

"Jika ada mahasiswa FKIP Undana menyimpan tas yang menjadi sumber masalah, maka segera kembalikan melalui saya sehingga saya akan mengembalikan ke FST," katanya didampingi sejumlah dosen FKIP Undana.

Untuk menghindari pelbagai kemungkinan pasca tawuran  Senin (14/10/2019) sekitar pukul 14.00 Wita itu, Melki Taneo pun meliburkan mahasiswanya pada Selasa (15/10/2019), pekan lalu.

"Tidak ada perkuliahan untuk hari Selasa (15/10/2019)," ujar Melki.

Melkisedek juga menegaskan, semua mahasiswa diizinkan kembali ke kampus untuk kuliah pada Rabu (16/10/2019).

"Kita akan kembali kuliah pada Rabu. Jika ada yang mencurigakan, maka harus bisa membela diri," tandasnya.

Kepada awak media, Melkisedek mengaku pihak universitas telah melakukan mediasi dan menggumpulkan dekan FKIP dan FST serta para dosen.

Namun, tawuran kembali pecah usai pertemuan tersebut.

"Nanti ketemu langsung Wakil Rektor III," katanya saat dimintai komentarnya terkait kronologis kejadian.

Sementara itu Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH SIK dan Danramil Kota Kupang, Hardjito menyambangi kampus FST dan FKIP Undana.

Di hadapan puluhan mahasiswa kedua kampus dalam kesempatan yang berbeda kedua perwira TNI dan Polri ini menyerukan untuk menghentikan aksi kekerasan di kampus.

Mereka mengimbau agar mahasiswa berkonsentrasi menyelesaikan kuliah dan menjadi kaum intelek yang menjadi harapan bangsa serta menghindari kekerasan dan aksi anarkis.

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, tawuran tersebut terjadi berawal dari minggu lalu saat sekelompok mahasiswa FST Undana berada di kantor BAAK lama Undana yang terletak dekat kampus FST.

VIDEO: Diduga Konsumsi Daging Sapi Mati, Puluhan Warga TTU Dilarikan ke Puskesmas. Ini Videonya

VIDEO: Istri Gubernur NTT Julie Sutrisno Laiskodat Sibuk Ajari Anak Mencuci Tangan. Tonton Videonya

VIDEO: Gubernur Viktor Laiskodat Dikabarkan Sudah Pamit dengan Staf di Kantor Gubernur. Ini Videonya

Saat itu, salah satu tas kuliah milik mahasiswa FST disembunyikan dan diambil oleh salah seorang mahasiswa dari FKIP.

Kelompok mahasiswa FST Undana kemudian pergi mencari oknum mahasiswa FKIP Undana yang menyembunyikan tas tersebut.

Saat itu oknum mahasiswa FKIP Undana berjanji akan segera mengembalikan tas mahasiswa FST Undana.

Namun hingga aksi tawuran tersebut pecah, tas tersebut belum juga dikembalikan sehingga berujung dengan terjadinya aksi tawuran.

Dalam aksi tawuran tersebut, para mahasiswa saling lempar menggunakan batu yang berada di area kampus.

Kapolsek Kelapa Lima juga sudah menurunkan anggotanya dan menjamin keamanan di kedua fakultas ini akan kondusif dan polisi terus melakukan penjagaan hingga kondisi benar-benar kembali normal. (POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Gecio Viana
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved