Kamis, 28 Mei 2026

Flores Timur Terkini

Pegiat Literasi NTT Thomas Sogen Kembali Sambangi Sekolah di Solor

Ia memuji manajemen SMPN Satap Nusadani yang sudah memiliki majalah dinding di tiap kelas yang dikelola oleh masing-masing wali kelas.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/HO
SERAHKAN BUKU - Thomas A. Sogen (kanan) menyerahkan kenang-kenangan berupa buku Anak Kampung ke UGM. 

“Menulis untuk kepentingan ekonomis dan popularitas misalnya, iya, namun di atas segala-galanya, kegiatan menulis adalah bagian dari meninggalkan peradaban untuk masa mendatang," katanya. 

Ia memuji manajemen SMPN Satap Nusadani yang sudah memiliki majalah dinding di tiap kelas yang dikelola oleh masing-masing wali kelas dengan berbagai genre tulisan. 

Karya-karya tersebut, menurutnya, sudah saatnya didokumentasikan secara baik agar dapat diterbitkan dalam bentuk buku sehingga bisa memperkaya khazanah dan koleksi perpustakaan sekolah. 

“Inilah jalannya mewarisi peradaban bagi generasi mendatang di sini,” ujarnya lebih lanjut.

Guru 10 tahun di Witihama Adonara ini  menjelaskan bahwa proses memproduksi karya-karya guru dan siswa dari mading menjadi buku bukan sesuatu yang mahal. 

Seperti diketahui, dewasa ini hal ini bisa dilakukan dengan mudah sesuai kebutuhan saja. 

“Biayanya tidak mahal, apalagi bisa dibiayai dari dana BOS,” pungkasnya mengakhiri sesi ini sebelum ditutup dengan sharing dan dialog siang itu diikuti penyerahan kenang-kenangan berupa buku Anak Kampung ke UGM karya Thomas Sogen. (Laporan Eta Huler, guru SMPN Satap Nusadani Kecamatan Solor Barat, Flores Timur)
 
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved