Idul Adha 2026
Sapi Presiden Prabowo Berontak, Bupati Manggarai Barat Nyaris Jatuh Terseret
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi nyaris terseret sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto, Rabu (27/5/2026).
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COMM, LABUAN BAJO - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi nyaris terseret sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto, Rabu (27/5/2026).
Peristiwa itu terjadi saat Bupati Edi Endi hendak menyerahkan sapi Presiden Prabowo kepada pengurus Masjid Baitur Rohim Lamtoro, Labuan Bajo.
Kejadian bermula Bupati Edi Endi sedang menarik tali sapi untuk diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid. Namun tiba-toba saja, sapi tersebut memberontak dan melawan.
Sapi tersebut mundur dan menarik tali yang dipegang Bupati Edi. Alhasil Bupti pun ikut tertarik hanya beberapa langkah dan hampir terjatuh. Kejadian itu pun sontak membuat semua orang disekitar histeris.
"Pa.. Pa... Pa.. Pa..," sahut semua orang disekitar tempat penyerahan itu, yang mulai ketakutan.
Namun, politisi NasDem itu terlihat tenang dan berhasil mengendalikan sapi yang memberontak tersebut.
"Aman,.. aman," balas Edi Endi sambil tersenyum, tanpa ada kepanikan. Terlihat tangan orang nomkr satu di Bumi Komodo itu masih kuat memegang tali nilon berwarna biru tersebut.
Baca juga: Hikmah Iduladha: Meneladani Kesabaran Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Setelah suasana panik tersebut tenang Sapi pun diserahkan secara langsung kepada pengurus Masjid. Diterima Badan Kemakmuran Masjid, Nurdin Kayus dan Ketua PHBI Manggarai Barat, Haji Djainudin.
Diketahui Sapi Bantuan Presiden Prabowo adalah sapi Brangus berwarna hitam. Sapi tersebut merupakan hasil perkawinan silang antara sapi betina ras Bali dan sapi ras Angus. Bobot sapi mencapi 753 Kilo gram, dengan harga mencapao Rp 46 Juta.
Bupati Edi Endi menyampaikan salam hormat dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang belum bisa berkunjung untuk membagi secara langsung hewan kurban.
"Doa beliau (Presiden Prabowo Subianto) selalu berharap bahwa kita sekalian harus lebih sehat, lebih sukses dan dijauhkan dari segala halangan," ujarnya.
Bupati dua periode tersebut menuturkan Idul Adha mengingatkan semua orang harus ikhlas. Idul Adha mengajarkan semua umat untuk peka, solidaritas, empati untuk peduli kepada sesama.
"Dan hari ini sebagai momen untuk mengingatkan hal-hal yang diajarkan oleh Nabi kepada kita. Agar kita harus peduli, kita harus ikhlas, kita harus taat, dan bersedekah kepada sesama. Itulah esensi dari Idul Adha itu sendiri," tuturnya.
Dirinya yakin kebersamaan semua umat, masyarakat sebagai wujud membangun solidaritas, gotong royong. Membangun keikhlasan untuk harus berdampingan dan berdamai dengan sesama.
"Kalau itu dijalankan, maka aman dan tentramlah bangsa dan negara ini," kata Ketua DPW NasDem NTT itu. (moa)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-Edi-Endi-Nyaris-Terseret-Sapi-Prabowo.jpg)