Kamis, 18 Juni 2026

Opini

Opini: Magnifica Humanitas, Kemanusiaan yang Agung

Magnifica Humanitas atau Kemanusiaan yang Agung menyorot secara khusus kemajuan teknologi Artificial Intelligence atau akal buatan.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Emanuel Kolfidus. 

Magnifica Humanitas secara khusus mengutuk penggunaan AI dalam dua hal. Pertama, peperangan, dengan menyatakan bahwa mengurangi kendali manusia atas persenjataan.

Santo Bapa mengajak dunia untuk melihat "Teori 'perang adil' yang terlalu sering digunakan untuk membenarkan segala jenis perang, sebagai sesuatu yang kini sudah usang. 

Kedua,  menentang deepfake (manipulasi atau konten palsu dalam rezim algoritma) dalam politik. 

Santo Bapa menegaskan bahwa teknologi AI tidak pernah netral, dengan alasan bahwa umat manusia dihadapkan pada pilihan antara "membangun Babel dan membangun kembali Yerusalem;" antara kekuasaan yang terpencil dan penuh kesombongan serta komunitas yang berpusat pada manusia.

Kalimat pembuka cukup menyentuh aspek keadilan dan kesetaraan : tiap generasi memiliki tanggung jawab memandu sejarah agar menjadi tempat di mana martabat setiap pribadi dijaga, keadilan dipromosikan, dan persaudaraan dimungkinkan. 

Tiga kata kunci yang abadi: pribadi, keadilan dan persaudaraan menjadi fokus saat dunia berlari menjauh dari ketiganya karena setiap era selalu memiliki risiko menciptakan dunia yang tidak manusiawi dan tidak adil. 

Peringatan ini menjadi penting karena dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, justru mengandung risiko menggerus nilai-nilai kemanusiaan dalam cara pandang meritokrasi yang “di atas” tetap di atas sedangkan yang lain tetap merayap di bawah.

Juga memuat risiko ketidakadilan dan ini pasti karena kunci dan kendali sepenuhnya di tangan pemilik teknologi sedangkan orang lain dipandang bukan lagi sebagai sesama manusia tetapi sebagai pasar atau konsumen.

Kemajuan teknologi (AI) berlari jauh begitu cepatnya daripada usaha untuk menegasikan ketimpangan dan ketidakdilan sosial sehingga diperlukan upaya progresif sebagai suatu affirmative action untuk pada tingkat pertama, mengetuk batin sosial para sprinter teknologi.

Perang konvensional, perang dengan AI, perang ekonomi, perang energi dan perang dagang yang berkecamuk bukanlah gambaran hakiki dari kemajuan AI, justru menampar wajah kemanusiaan universal dan merusak impian akan umat manusia yang memilih persahabatan sosial dan persaudaraan universal (prinsip komunitarian). 

Prinsip komunitarian ditegaskan juga dalam ensiklik Laudato Si (Bumi rumah bersama) tampak pudar dan bertransformasi secara menyimpang menjadi egoisme seolah-olah bumi milik para pemenang. 

Rasanya, Magnifica Humanitas hendak mengembalikan atau memanggil pulang keyakinan dan kebesaran hati para pemenang untuk merekonstruksi pikiran dan cara tindak tentang bumi sebagai rumah bersama.

Relevan ketika Vatikan, bukan hanya menyerukan tetapi sekaligus mengajak sejumlah pemilik teknologi AI untuk bergabung dalam komunitas “kemanusiaan baru” guna merumuskan ulang, melakukan rekonsiliasi dan redefenisi teknologi bagi manusia.

Kerisauan ini penting mengingat AI tidak netral baik dalam penciptaan, tujuan dan kepemilikan karena pada akhirnya AI menjadi barang publik, berada di ruang publik dan karena itu harus dikendalikan oleh otoritas publik karena prinsip tujuan universal dari barang-barang. 

Pertanyaan lanjutan, siapa dan apa kapasitas terbaik (etis-moral) dari otoritas publik dimaksud agar “mereka” tidak menjadi pencipta ketidakadilan baru dalam kolaborasi elitisnya dengan pencipta, perancang dan pemilik teknologi AI dan mengabaikan hak-hak publik. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved