Opini
Opini: Rajin Olahraga tetapi Kena Diabetes?
Konsumsi minuman manis setelah olahraga tidak selalu meningkatkan risiko diabetes tipe 2, terutama jika dilakukan secara tepat...
Secara praktis, pilihlah air putih sebagai minuman utama setelah olahraga dan konsumsi air kelapa murni untuk pilihan pengganti ion dan elektrolit tubuh.
Jika ingin mengonsumsi minuman manis, batasi porsinya sekitar 200–250ml, pilih yang mengandung gula rendah, dan konsumsi bersamaan dengan sumber protein atau makanan berserat untuk memperlambat kenaikan glukosa darah.
Perilaku orang yang mengonsumsi minuman manis secara teratur, 1-2 kaleng sehari atau lebih, memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibanding orang yang jarang mengonsumsi minuman tersebut. Risiko bahkan lebih besar pada orang dewasa muda dan ras orang Asia.
WHO dan Kemkes RI sepakat untuk merekomendasikan agar asupan gula bebas tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian atau sekitar 50 gram per hari.
Kesulitan dengan cara perhitungan dalam bentuk gram dapat dikonversi dengan takaran alat rumah tangga yaitu tidak lebih dari 12 sendok teh atau tidak lebih dari 4 sendok makan.
Idealnya kurang dari 25 gram per hari untuk manfaat kesehatan yang lebih besar.
Cerita pengalaman ini, memberi perspektif agar kawula muda yang aktif berolahraga lebih preventif terhadap penyakit degeneratif dan dapat mencapai hidup yang sehat produktif melalui gaya hidup yang tepat. Ayo Bangun NTT! (*)
Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
Hermina Mau
penyebab Diabetes Melitus
Faktor risiko Diabetes Melitus
Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2
Gejala Penyakit Diabetes Melitus tipe 1
Opini Pos Kupang
IAKMI Provinsi NTT
| Opini: Mimbar Digital |
|
|---|
| Opini: Raja Ludwig II dan Pelajaran Tentang Kekuasaan |
|
|---|
| Opini - Ketika Allah Menjadi Dalit: Menemukan Sang Ilahi dalam Jeritan Kaum Tertindas |
|
|---|
| Opini - Nilai Sinodalitas dan Ekspresi Iman Kristiani dalam Tradisi Tuku Badut Desa Silawan Belu |
|
|---|
| Opini - Eklesiologi Kontekstual dalam Media dan Realitas: Tantangan atau Peluang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Hermina-Mau-SKMMSc-02.jpg)