Opini
Opini: Kendaraan Plat Luar dan BBM Bersubsidi
Kendaraan plat luar hanya membayar pajak kendaraan di kota asal dan tidak membayar pajak di NTT sebagai wilayah operasi.
Oleh: Darius Beda Daton
Warga Nusa Tenggara Timur.
POS-KUPANG.COM - Seharian ini, Kamis (11/6/2026), wall media sosial facebook dipenuhi flyer Gubernur NTT dengan pakaian seragam putih mengendarai sepeda motor.
Lalu dibuat judul flyer: “Gubernur NTT tetapkan aturan baru, kendaraan plat luar tidak diizinkan isi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi”.
Saya coba membaca beberapa komentar warga. Rupa-rupa pendapat dan sumpah serapah berseliweran di sana.
Seperti biasa, ada yang protes, kontra dan ada yang setuju dengan kebijakan gubernur.
Baca juga: Opini: Wajah Buram Keuangan Daerah
Semua punya alasan masing-masing. Yang lebih ramai lagi adalah warga mengira bahwa semua kendaraan plat luar NTT tidak boleh mengisi BBM. Ini informasi yang keliru dan wajib diluruskan.
Jadi begini ya, yang dilarang gubernur adalah jika anda memiliki kendaraan plat luar NTT dan mengisi BBM Bersubsidi. Sekali lagi BBM Bersubsidi. BBM Bersubsidi itu adalah pertalite dan bio solar.
Tapi jika anda mengisi BBM non subsidi seperti pertamax, dexlite dan seterusnya, ya boleh-boleh saja. Tidak ada yang melarang. Silakan. Mengapa kebijakan gubernur seperti ini dipandang perlu?
Pertama; karena kuota BBM Bersubsidi untuk Provinsi NTT dihitung dari berapa jumlah kendaraan plat NTT yang beroperasi di NTT. Bukan kendaraan plat luar NTT yang beroperasi di NTT.
Bayangkan, jika banyak kendaraan plat luar yang beroperasi di NTT dan menggunakan BBM Bersubsidi, maka jatah kendaraan plat NTT untuk menggunakan BBM Bersubsidi pasti berkurang.
Kedua; kendaraan plat luar NTT itu membayar pajak di kota asal, bukan di NTT.
Hal ini tentu menimbulkan kerugian bagi Pemerintah Provinsi NTT, karena tidak memberikan kontribusi bagi pajak daerah.
Padahal mereka menggunakan jalan raya di NTT yang biaya pembangunan dan pemeliharaan jalannya menggunakan APBD NTT. Dua alasan ini semoga dipahami.
***
Perihal kendaraan plat luar NTT ini kerap kami diskusikan bersama setiap tahun dalam Rapat Koordinasi Pembina Samsat Provinsi NTT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kelangkaan-Minyak-di-Rote-Darius-Beda-Daton-Satgas-BBM-Harusnya-Lebih-Agresif.jpg)