Opini
Opini: Menjaga Api Pancasila dari Bumi Ende
Di kota pengasingan itu, antara tahun 1934 hingga 1938, Bung Karno menjalani hari-harinya bersama rakyat biasa.
Tayang:
Editor:
Dion DB Putra
Api itu harus terus hidup dalam keberanian memperjuangkan keadilan, merawat persaudaraan, menghargai keberagaman, dan melayani sesama.
Dari bumi Ende, dari Nusa Tenggara Timur, kita menjaga nyala api itu agar tetap menerangi perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih adil, lebih manusiawi, dan lebih bermartabat.
Selamat Hari Lahir Pancasila. Ora et Labora, Berdoa dan Bekerja untuk Ibu Pertiwi. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Tags
Winston Neil Rondo
Ketua DPD GAMKI NTT
mengamalkan Pancasila
Pancasila
Hari Lahir Pancasila
Meaningful
Ende
Bung Karno
NTT
Nusa Tenggara Timur
Berita Terkait:#Opini
| Opini: Pancasila di Dinding, Krisis Karakter di Ruang Kelas |
|
|---|
| Opini: Meneropong Kualitas Tata Kelola MBG dari Perspektif Produsen dan Konsumen |
|
|---|
| Opini: Rumah Biru, Dapur Sunyi dan Miliaran yang Berputar |
|
|---|
| Opini: Manfaat Digitalisasi Bagi Petani dalam Meningkatkan Usahatani |
|
|---|
| Opini: Jejak Perjuangan Putera NTT Yoseph Ola Bebe Melawan Belanda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Winston-Rondo-GAMKI.jpg)