Senin, 25 Mei 2026

Opini

Opini: Ketika Sebuah Gestur Menjadi Vonis

Kita sedang membangun budaya di mana simbol lebih menentukan daripada substansi. Dan itu berbahaya.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI TASOGARE SUUS NENOBAIS
Tasogare Suus Nenobais 

Padahal demokrasi membutuhkan kedewasaan yang lebih dalam dari itu. Kritik tetap penting. Pengawasan tetap wajib. Tetapi keadilan dalam menilai juga sama pentingnya. 

Karena demokrasi bukan sekadar hak untuk bereaksi. Demokrasi juga adalah kemampuan untuk menahan diri agar tidak terlalu cepat menjatuhkan vonis.

Pada akhirnya, pertanyaan paling penting bukanlah apakah seorang gubernur memegang telepon genggam dalam satu momen tertentu. 

Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: apakah pemerintahan ini bekerja? Apakah rakyat merasakan manfaatnya? Apakah keputusan-keputusan yang diambil bergerak ke arah perbaikan?

Karena jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu positif, maka satu gestur seharusnya menjadi catatan kecil, bukan hukuman seumur hidup. Dan jika jawabannya negatif, maka kritik kita seharusnya diarahkan pada hal yang benar-benar penting. Bukan sekadar pada sebuah foto. (*)

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved