Opini
Opini: Magnifica Humanitas- Menjaga Manusia di Ambang Algoritma
Tanpa visi itu, teknologi mudah sekali jatuh ke dalam logika dominasi, baik dominasi ekonomi, politik maupun budaya.
Di tengah dorong untuk terus bergerak maju, ada kebutuhan untuk menjaga kejernihan dalam memahami makna dari kemajuan itu sendiri.
Tanpa ada kejernihan, manusia berisiko kehilangan pijakan dalam menentukan apa yang sebenarnya sungguh bernilai.
Arah refleksi ini memperlihatkan bahwa masa depan tidak semata-mata dibentuk oleh kemampuan teknologi, melainkan oleh cara manusia menempatkan diri didalamnya.
Setiap pilihan akan membawa konsekuensi dan setiap keputusan akan memberi bentuk pada wajah dunia yang akan datang.
Dalam kesadaran ini, Magnifica Humanitas hadir sebagai alarm bahwa manusia tidak boleh larut dalam ciptaannya sendiri, ia harus mampu berdiri sebagai subjek yang bebas dan bertanggung jawab. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
| Opini: Menghantar Makan, Menanam Perilaku: Menelisik Peran Kader Pendamping Keluarga |
|
|---|
| Opini: Ketika Inflasi Tak Cukup Seksi untuk Disebut Politik |
|
|---|
| Opini: Membangun Kesadaran Ekologis Pemilih Pemula di Era Digital |
|
|---|
| Opini: Ketika Keberanian Bicara- Pelajaran Etika dari Sebuah Protes di Panggung LCC |
|
|---|
| Opini: Perang Sebagai Jalan Menuju Kebenaran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Didimus-Wungo.jpg)