Kamis, 21 Mei 2026

Opini

Opini: Seorang Ratu dari Bumi Merapu

Logika pikir pembangunannya terbaca mudah. Kita mulai dari yang nyata dan menyentuh kebutuhan dasar.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI WILFRID BABUN
Wilfrid Babun SVD 

Satu Apresiasi

Oleh: Wilfrid Babun, SVD
Pegiat Literasi TBM St. Josef Freinademetz Tambolaka Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

POS-KUPANG.COM - Bagaimana kalau seorang Ratu turun ke bumi Merapu? Itulah yang terjadi.

Di tanah Sumba Barat Daya yang dijaga roh leluhur Marapu, ada seorang perempuan. Dia hebat. Namanya Ratu Ngadu Bonu Wulla. Dia memilih dengan sungguh sadar untuk turun gunung. 

Turun ke akar rumput. Bukan dengan janji. Bukan hanya omon-omon. Baginya, omon-omon itu, cukup! Tidak up date!

Dia membawa terang.  Mau tahu. Di tangannya ada meteran listrik gratis. Ada agenda rumah rakyat harus layak huni dan higienis. Pos bantuan hukum pun  mesti menyentuh desa terjauh. Luar biasa.

Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Ratu Wula mengemban amanah langit dan bumi. Bupati Sumba Barat Daya periode 2025–2030, punya tekad kuat. 

Ini momentum, waktu berahmat untuk merakyat, tinggal di hati rakyat.Tidak heran, dua hari dalam sepekan, dia luangkan waktu untuk dengarkan aspirasi grass root. Apa kata rakyat. 

Baca juga: Opini: Veronika - Dari Kamar Mandi ke Panggung Nasional

Lahir di Waikabubak, 12 Oktober 1979. Ia bukan wajah baru dalam pengabdian publik.Juga arena politik lokal dan nasional. 

Pernah di Senayan sebagai Anggota DPR RI 2019–2024 dari Dapil NTT II Partai Nasional Demokrat, Nasdem. 

Kiprah sosial politiknya juga unik. Seorang akademisi, Sarjana Teknik Sipil Universitas Mataram. 

Logika pikir pembangunannya terbaca mudah. Kita mulai dari yang nyata dan menyentuh kebutuhan dasar.

Ada duet segar kepemimpinan: Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus A.R Kaka, Sumba Barat Daya. Dan merenda visi luhur kemanusiaan pembangunan: “Terwujudnya Kabupaten Sumba Barat Daya hebat yang Berkarakter, Sehat, Cerdas, Berketahanan Pangan, dan Berbudaya Menyongsong Indonesia Emas 2045."

Masih terekam segar di memori kolektif tagline ini: "SBD Menyala".  Visi ini dijabarkan dalam misi penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas SDM, pengembangan ekonomi kerakyatan, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pelestarian budaya dan lingkungan. 

Dari yang paling dasar

Program-program yang berjalan menjadi signal kuat, bahwa visi itu mulai beranjak dari hal-hal yang menyentuh langsung masyarakat.

Senin, 11 Mei 2026, di Ro’o Luwa Café n Resto, Tambolaka, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS Tahun 2026. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved