Opini
Opini: Membangun Komunikasi Kasih di Tengah Dunia yang Ramai Bicara
Manusia tidak hanya membutuhkan koneksi internet, tetapi juga kehangatan relasi yang mampu memulihkan kemanusiaannya.
Tayang: | Diperbarui:
Editor:
Dion DB Putra
Banjir kata-kata tanpa kasih hanya akan melahirkan kebisingan. Komunikasi tanpa empati hanya akan melahirkan luka sosial. Dan kedekatan tanpa ketulusan hanya akan melahirkan kesepian.
Di tengah dunia semakin mudah berbicara tetapi semakin sulit memahami, komunikasi kasih bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
Sebab manusia tidak hanya membutuhkan koneksi internet, tetapi juga kehangatan relasi yang mampu memulihkan kemanusiaannya. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Berita Terkait:#Opini
| Opini: Pesta Babi- Tamparan Bagi Negara yang Gagal Berpesta Secara Manusiawi |
|
|---|
| Opini: Bangkit dari Penyeragaman-Jalan Baru NTT Keluar dari Kemiskinan |
|
|---|
| Opini: Hantavirus dan Kepanikan Publik-Ketakutan Lebih Cepat Menyebar daripada Virus |
|
|---|
| Opini: Menatap Realita Tambak Garam di NTT- Mengapa Angka 26.000 Tenaga Kerja Hanya Ilusi? |
|
|---|
| Opini: Kampung Halaman- Antara Menemukan dan Menciptakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Fidel-Darso.jpg)