Jumat, 17 April 2026

Opini

Opini: Saatnya Kita Bangun Masyarakat Interkultural

Selama beberapa dekade pasca-reformasi, diskursus kebangsaan kita terjebak pada euforia "toleransi". 

Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI REDEGUNDIS KESA
Sr. Redegundis Kesa, FAdM 

Pada akhirnya, menjadi masyarakat interkultural adalah tentang memilih untuk melihat wajah manusia dalam diri siapa pun yang kita temui, melampaui label agama, suku, atau golongannya. 

Ini adalah pilihan untuk percaya bahwa dalam keberagaman, Semesta sedang menenun kain kebangsaan yang lebih kuat, lebih indah, dan lebih bermartabat. 

Mari kita ambil bagian dalam penenunan agung ini, dengan benang kasih dan jarum dialog, demi Indonesia yang tidak hanya beragam, tetapi benar-benar satu dalam kemanusiaan yang utuh. (*)

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved