Rabu, 13 Mei 2026

Opini

Opini: Ramadan dan Demokrasi- Dari Takwa Menuju Kesalehan Sosial

Puasa menumbuhkan empati melalui pengalaman lapar, agar kita tidak abai terhadap ketimpangan sosial. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI BAHARUDIN HAMZAH
Baharudin Hamzah 

Pada akhirnya, Ramadan mengajarkan bahwa kebajikan bukan hanya tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaga martabat sesamanya. 

Demokrasi yang berjiwa lahir dari manusia yang bertakwa bukan hanya di masjid, tetapi juga di ruang sosial. Dan mungkin di situlah makna terdalam puasa, bukan sekadar menahan diri dari yang membatalkan ibadah, tetapi menahan diri dari menjadi sebab rusaknya keadilan dalam kehidupan bersama. 

Menjaga hubungan dengan Allah (Habluminallah ) dan merawat hubungan dengan sesama manusia (Habluminannas). Marhaban Ya Ramadhan, semoga menjadi insan yang bertaqwa. (*) 

Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved