Opini
Opini: Menggali Potensi Atambua sebagai Kota Perbatasan
Perjalanan menuju Kupang akan otomatis melalui Atambua. Atambua berperan sebagai wajah Indonesia sebagai kota pertama yang dilewati.
Tidak jarang WNI maupun WNA yang menggunakan transportasi dari Atambua untuk menuju maupun keluar dari Timor Leste.
Sayangnya, terkait dengan pembangunan yang seharusnya bisa menjadi perhatian, kategori Konstruksi pada tahun 2024 hanya tumbuh sebesar 1,87 persen.
Angka ini menjelaskan bahwa pertumbuhan untuk konstruksi masih belum terlalu tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan di tahun 2023 yang mencapai sekitar 8 persen.
Dilihat dari PDRB Pengeluaran, untuk pertumbuhan Pembangunan Modal Tetap Bruto (PMTB, atau biasa dikenal dengan aset) hanya mengalami pertumbuhan sebesar 0,95 persen.
Namun, fakta-fakta tersebut bukan merupakan sebuah akhir, melainkan sebuah refleksi untuk kita pahami lebih dalam.
Refleksi Pertumbuhan Kota Perbatasan
Atambua sebagai ‘wajah’ pertama Indonesia akan memberikan kesan yang lebih baik jika dilakukan perbaikan-perbaikan demi kemajuan daerah yang lebih besar lagi.
Saat ini, pemerintah daerah Belu patut diapresiasi dengan pertumbuhan yang baik pada Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; dan Transportasi dan Pergudangan.
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum salah satunya berkaitan dengan penyediaan hotel dan penginapan yang ada di Atambua.
Jika melihat pada lima (5) tahun terakhir, kemajuan penambahan hotel-hotel dan homestay memiliki tren yang meningkat.
Hal ini dapat memberikan pilihan yang banyak terhadap wisatawan yang mengunjungi Atambua. Pada sisi makan minum, adanya penambahan pilihan warung-warung makan, restoran, kafe, dan sejenisnya akan menjadi salah satu penarik wisatawan.
Kategori Transportasi dan Pergudangan akan berperan pada kemajuan wilayah dengan mengaitkannya terhadap adanya transportasi darat antarwilayah yang nyaman dan keperluan logistik yang baik.
Adanya arus barang dan logistik yang lancar akan memberikan kesan yang baik dan memudahkan.
Urusan logistik ini akan membantu menggenjot perdagangan besar dan eceran barang dan dapat menumbuhkan perekonomian Belu.
Turut Serta Peranan Daerah
Selain itu, hal yang mungkin terlihat kecil namun cukup berdampak adalah dengan melihat pada Administrasi Pemerintahan. Siapa yang memiliki peranan penting dalam hal ini? Tentunya, negara.
Namun, sebagai daerah yang mengampu dan akan mendapatkan manfaatnya secara langsung, turut serta pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan Belu, terutama di Atambua, disinyalir dapat memberikan hasil yang baik ke depannya.
Abdul Rosyid Rexy Andryan
Kota Atambua
perbatasan
Kabupaten Belu
Timor Leste
Opini Pos Kupang
Meaningful
| Opini: Mengenal Orthoebolavirus, Sebentuk Ancaman Kesehatan Masyarakat Global yang Nyata |
|
|---|
| Opini - Teologi Pembebasan Katolik di Tengah Revolusi AI: Membaca Magnifica Humanitas |
|
|---|
| Opini: Ketika Sekolah Menjauhkan Murid dari Layar |
|
|---|
| Opini: Belajar Mendalam atau Sekadar Rumit? |
|
|---|
| Opini: Hari Lahir Pancasila dan Magnifica Humanitas di Tengah Ledakan Artificial Intelligence |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Abdul-Rosyid-Rexy-Andryan.jpg)