El Tari Memorial Cup 2024

Bintang Timur Atambua: Membangun Harapan dari Perbatasan

Jalan inilah yang dipilih Pak Fary Francis dengan mendirikan SSB Bintang Timur di Atambua tanggal 21 November 2014.

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/tangkapan layar
EUFORIA PENONTON- Euforia ribuan pendukung Bintang Timur Atambua yang merayakan kemenangan Bintang Timur Atambua usai mengalahkan Persebata Lembata melalui drama adu penalti di babak final dengan skor akhir 4-2 di Stadion Oepoi Kupang, Senin (24/3/2025). 

Planet yang paling terang yang disebut Bintang Timur itu muncul di ufuk barat saat maghrib atau di ufuk timur saat pagi. Bintang Timur itu bintang yang memancar dengan sinar yang terang menjelang pagi ketika bintang-bintang lain tampak meredup. Bintang kejora si bintang timur adalah bintang yang paling terang. Di antara bintang-bintang yang berpendar di seluruh kanvas langit, hanya bintang kejora yang bersinar paling indah, paling terang dan mandiri. 

Kejora adalah bintang yang mandiri karena kejora selalu sendiri, walau terpisah dari bintang-bintang yang lain tapi ia tetap melaksanakan tugasnya untuk berpendar. Tetap bersinar, tetap cemerlang, dengan sekuat tenaga yang ia punya. Tak peduli, meski sendiri. Ia tetap menyinari.

Secara filosofis, Bintang Timur (stela oriente) adalah bintang harapan. Ernest Bloch, filsuf kontemporer menyebut filsafat harapan adalah jalan setiap orang. Hidup itu tidak cukup tanpa harapan. Bahkan harapan selalu menjadikan hidup lebih hidup. Harapan adalah gairah (elan vital) yang membuat setiap orang berkanjang dalam perjuangan, bertahan dalam penderitaan, bertekun dalam cita-cita. Ia menjembatani masa lalu dan masa depan. Bintang timur hadir sebagai harapan ketika ia berdaya menunjuk arah, memastikan langkah, berkuasa menyelamatkan, mengajari kemandirian dan selalu berguna bagi yang lain dengan menerangi kegelapan dan keremang-remangan. 

Mengapa Atambua?

SSB Bintang Timur hadir di Atambua Kabupaten Belu dengan beberapa alasan: Pertama, Kabupaten Belu adalah salah satu kabupaten di NTT yang menjadi kabupaten perbatasan. Kabupaten ini langsung berbatasan dengan negara Republik Demokratik Timor Leste. Walau terpisah batas wilayah secara administrasi, namun Timor Leste dan Timor Barat (Atambua) adalah satu dalam budaya, adat-istiadat, kekeluargaan. Keterpisahan ini tidak mesti membuat perbedaan semakin besar. Mesti ada upaya untuk tetap menjaga kebersamaan itu. Sepak bola adalah salah satu media. Sepak bola menembus batas, merekatkan yang terpisah, merajut kebersamaan dan membangun harapan. SSB hadir dalam spirit besar ini.

Kedua, Belu, dalam bahasa Tetun berarti sahabat atau teman, melandasi cita-cita masyarakat Belu untuk membangun Rai Belu dengan rasa kebersamaan dan rasa persaudaraan tanpa dibatasi sekat-sekat keanekaragaman yang ada, baik suku, agama maupun yang lainnya. Dengan persatuan dan persaudaraan, cita-cita untuk mewujudkan Belu Sejahtera akan tercapai. SSB hadir dalam upaya membangun kota sahabat ini melalui sepak bola. Sepak bola merakit persahabatan dan meneguhkan pertemanan.

Ketiga, nama "Atambua" berasal dari kata Ata yang artinya hamba dan Buan yang artinya suanggi. Jadi Atambua artinya tempatnya hamba-hamba suanggi yang konon di daerah ini dipergunakan oleh para raja sebagai tempat pembuangan para suanggi yang mengganggu masyarakat.Kemudian dalam perkembangannya kata Atabuan mengalami penyisipan fonem “m”. Melalui sepak bola, SSB hadir sebagai wadah persemaian benih-benih kebenaran (verum), kebaikan (bonum), keindahan (pulchrum) yang nyata dalam nilai sportivitas, kerja sama, kedisiplinan, ketekunan, respek, loyalitas, kemandirian, pengorbanan, hasrat juara, patrioritsme, nasionalisme. Di satu sisi SSB mereduksi ‘mentalitas suanggi’, karakter yang merusak dan memecah belah, karakter yang membangun iklim saling curiga dan tidak saling mendukung.Itu dimungkinkan melalui sepak bola.

Mengapa Perbatasan?

Kabupaten Belu adalah tapal batas antara negara Timor Leste dan Indonesia.Wilayah ini membagi dengan jelas teritori Timor Timur dengan Timor Barat.Jika pendekatan pembangunan yang silam, batas negara adalah yang di pinggir, di ujung, di luar; maka saat ini pendekatan pembangunan perbatasan adalah prioritas.Batas negara adalah wajah bangsa, etalase negeri, beranda nusantara.Bahkan Presiden Jokowi mencetuskan program unggulan Nawacita, yang salah satu poinnya adalah membangun dari pinggiran, membangun dari perbatasan.

Saat ini, geliat pembangunan di Kabupaten Belu sebagai wilayah perbatasan sudah mulai terasa.Pembangunan infrastruktur adalah leading sector-nya.Infrastruktur jalan, jembatan, perumahan, waduk, embung, infrastruktur perhubungan sedang giat dibangun.Pertanyaannya, manakah yang mesti lebih dahulu dibangun, infrastruktur atau sumber daya manusia?

SSB Bintang Timur hadir di perbatasan untuk menyentuh pembangunan karakter anak-anak perbatasan.Sumber daya manusia anak-anak di perbatasan perlu dibangun di saat pembangunan infrastruktur fisik sedang giat-giatnya dibangun pemerintah.SSB membentuk karakter melalui sepak bola. Di sini, tidak saja ada aktivitas olahraga, tetapi juga ada latihan olah batin, olah sosial dan olah tim. Melalui sepak bola, anak-anak perbatasan bahkan anak-anak dari bekas provinsi Timor Timur membangun harapannya untuk menjadi anak-anak bangsa yang berprestasi baik di lapangan sepak bola maupun di medan kehidupan.

SSB Bintang Timur hadir untuk memberikan kesempatan seluas-seluasnya kepada anak-anak perbatasan agar bisa berprestasi, mewujudkan impian-impian mereka melalui sepak bola.Mereka memiliki kemampuan, bakat, talenta yang selama ini terpendam karena tidak memiliki sarana dan fasilitas untuk mengembangkannya. Bahkan melalui sepak bola, anak-anak perbatasan bisa merajut silaturahmi hingga ke kabupaten lain dan ibukota provinsi NTT, bahkan ke provinsi lain.

Di batas negeri ini, wajah-wajah anak perbatasan menjadi lebih ceria.Impian mereka terus diburu.Harapan semakin kuat digapai.Sepak bola menjadikan mereka tidak berbatas walau di perbatasan. SSB Bintang Timur meretas batas agar yang dari batas negeri terus memiliki harapan. *

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved