Senin, 20 April 2026

Opini

Opini: Nusa Tenggara Timur Rawan Bencana 

NTT pun sering mengalami El Nino dan La Nina berkepanjangan yang menyebabkan kekeringan maupun banjir.

Editor: Dion DB Putra
ILUSTRASI
RAWAN BENCANA - Provinsi Nusa Tenggara Timur akrab dengan bencana alam. NTT sering mengalami El Nino dan La Nina berkepanjangan yang menyebabkan kekeringan maupun banjir. 

Meskipun demikian, kadang kita tidak berupaya untuk menjaga lingkungan padahal lingkungan memberi pengaruh besar bagi keberlangsungan hidup kita di bumi. 

Sering kita merasa acuh dan selalu merasa bahwa menjaga lingkungan adalah tugas segelintir orang karena jobdesknya memang demikian. Kita secara terang-terangan merusak lingkungan tanpa merasa malu. 

Kita hanya berpikir keuntungan hari ini, tanpa berpikir dampak kedepannya seperti apa.

Ayo Konservasi Lingkungan!

Ajakan ini berlaku bagi semua orang tanpa memandang jenis kelamin, usia,
pekerjaan, dan status sosial. Beberapa langkah mudah yang bisa kita lakukan dalam skala kecil adalah: 1) menanam dan merawat pohon; 2) membuang sampah dengan benar dan memilah sampah sesuai jenisnya; 3) hemat air dan energi; dan 4) menggunakan produk yang ramah lingkungan. 

Konservasi dalam skala yang lebih besar dapat dilakukan dengan cara mendukung penelitian serta pengembangan teknologi maupun infrastruktur tepat guna yang memegang prinsip ramah lingkungan, efisiensi energi dan untuk konservasi sumber daya. 

Kita juga dapat terlibat dalam upaya reboisasi lahan dan hutan serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonservasi lingkungan.

Konservasi dalam lingkup yang besar membutuhkan kerja sama dengan
berbagai pihak. Oleh karena itu, diperlukan upaya bahu membahu dari kita semua agar lingkungan di NTT dapat dikonservasi. 

Saat ini pun, Kementerian dan Lembaga Negara mengalami pemangkasan anggaran sebagai bentuk efisiensi.

Semoga pemangkasan ini tidak berdampak pada EWS bencana, gempa, atau insiden darurat dan juga terhadap bantuan kepada Masyarakat akibat bencana. 

Adanya EWS yang sering dikeluarkan oleh BMKG hendaknya menjadi “trigger” bagi kita untuk merawat bumi. Mari kita mengkonservasi lingkungan. 

Mulailah dari diri sendiri, tidak perlu melihat orang lain yang tidak melakukannya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved