Opini
Opini: Indonesia Gelap, Makna Lukisan Garuda Berisi Tikus Putih
Bagaimana dengan pelukis? Pelukis sama sekali tidak bertanggung jawab untuk memberi definisi terhadap lukisan hasil karyanya.
Oleh: John Mai
Mahasiswa Magister Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
POS-KUPANG.COM - Lukisan burung Garuda berisi tikus, karya Rokhyat, berusia 60 tahun dan berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belakangan ini viral di dunia maya Indonesia.
Karya yang penuh makna ini dipamerkan di Badrigallery Banjarmasin sampai 18 Maret 2025.
Berbagai macam tanggapan baik positif maupun negatif. Kedua kelompok yang menanggapi hal ini sama-sama mengakui diri sebagai ‘pembela’ lambang negara.
Kelompok yang menolak merasa bahwa lukisan ini adalah sebuah penghinaan terhadap lambang negara. Mereka melihat lukisan ini secara empiris.
Kelompok mayoritas memuji pembuat lukisan ini karena mereka beralasan bahwa lukisan ini merupakan bentuk kritik terhadap kenyataan yang tengah menimpa bumi pertiwi.
Bagaimana dengan pelukis? Pelukis sama sekali tidak bertanggung jawab untuk memberi definisi terhadap lukisan hasil karyanya.
Lukisan ketika sudah dipublikasikan, ia adalah teks umum yang boleh ditafsirkan dengan cara berbeda oleh penikmatnya.
Mungkin ada motivasi dibalik lukisan yang menjadi alasan mengapa ia melukiskannya. Hanya pelukis sendiri yang tahu motif apa yang ada di balik lukisannya.
Publik memiliki hak yang sama untuk menafsir maknanya baik secara empiris maupun metafisis. Mengapa ada orang yang merasa pelukis ‘melecehkan’ lambang negara?
Mengapa tidak sedikit yang mendukung dan membenarkan lukisan itu? Apa makna burung Garuda? Mengapa harus berisikan tikus saat ini?
Makna Lambang Garuda
Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno.
Garuda merupakan burung dalam mitologi Hindu, sedangkan Pancasila merupakan dasar filosofi negara Indonesia. Garuda Pancasila terdiri atas tiga komponen utama, yakni Burung Garuda, perisai,dan pita putih.
Burung Garuda merupakan burung mistis yang berasal dari Mitologi Hindu yang berasal dari India dan berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke-6.
| Opini: Generasi Cemas di Tengah Dunia yang Tidak Pasti |
|
|---|
| Opini: AI dan Krisis Pendidikan Gen Z-Alpha |
|
|---|
| Opini: Holding Daerah- Mesin Transformasi Menuju Kemandirian Fiskal |
|
|---|
| Opini: Ketika Hujan Tak Datang, Siapa yang Kita Jaga? |
|
|---|
| Opini: Laporan Keuangan Daerah-Antara Kewajiban Regulasi dan Tanggung Jawab Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Lukisan-tikus-dalam-garuda.jpg)